0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kerusuhan Suporter di Manahan, Polisi Periksa 24 Saksi

Kasatreskrim Polresta Surakarta, Kompol Guntur Saputro (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo —¬†Pihak Polresta Solo telah memeriksa sebanyak 24 saksi terkait kasus kerusuhan suporter yang terjadi di Stadion Manahan, Rabu (22/10) lalu. Dari puluhan saksi yang diperiksa, tujuh diantaranya telah ditetapkan sebagai tersangka. Meski telah menetapkan tujuh tersangka sebagai pelaku utama kerusuhan, namun polisi belum berhasil mengungkap siapa penyebab tewasnya anggota Pasoepati asal Boyolali, Joko Riyanto (36).

Kasatreskrim Polresta Solo, Kompol Guntur Saputro menuturkan sejauh ini pihaknya telah melakukan pemeriksaan sebanyak 24 saksi. Dari keseluruhan saksi yang telah diperiksa, kata Kasatreskrim, tujuh diantaranya telah ditetapkan sebagai tersangka.

“Terakhir kita (polisi-red) melakukan pemeriksaan terhadap dua orang saksi pada Jumat (31/10) lalu. Sampai saat ini, total saksi yang telah kita periksa sebanyak 24 saksi,” terang Kasatreskrim, Senin (3/11) siang.

Disinggung tujuh tersangka yang ditetapkan sebagai pelaku, Kasatreskrim mengaku bahwa mereka dikenakan pasal 170 KUHP tentang kekerasan terhadap barang dan atau orang secara bersama-sama. Meski begitu, pihaknya tidak melakukan penahanan karena kebanyakan dari mereka berusia dibawah 18 tahun. Selain itu, mereka telah dijamin orang tua masing-masing akan kooperatif selama menjalani proses hukum. Atas dasar itu polisi menerapkan wajib lapor kepada para pemuda tersebut, yakni dua kali sepekan, Senin dan Kamis.

“Mereka ada yang melempar pakai batu, ada yang memukuli wasit,” jelasnya.

Sampai saat ini, tambah Kasatreskrim, pihaknya masih terus mengembangkan penyelidikan dan penyidikan. Pengembangan penyelidikan untuk mencari kemungkinan adanya tersangka lain. Sedangkan pengembangan penyidikan untuk mengorelasikan keterangan-keterangan para tersangka dengan peristiwa tewasnya seorang siporter Joko Riyanto.

“Pelaku utama yang menewaskan korban masih kami telusuri,” pungkas Kasatreskrim.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge