0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ratusan Desain Logo Baru Jogja Berseliweran di Dunia Maya

Togua. ©istimewa (merdeka.com)

Timlo.net – Kritikan terhadap logo baru Jogja tidak hanya sekedar hujatan semata. Namun juga secara nyata diwujudkan dengan menyumbangkan logo lebih representatif pada Bappeda DIY untuk diusulkan kepada Sri Sultan HB X.

Hal itulah dilakukan oleh komunitas Jogja Darurat Logo. Menurut Gepeng Jawani, salah seorang pegiat Jogja Darurat Logo, mereka menggalang dan mengajak para designer akar rumput di Yogya untuk menyumbangkan design logo baru Jogja melalui facebook.

“Teman-teman designer akar rumput menyedekahkan desainnya melalui facebook di www.facebook.com/jogjadaruratlogo. Sejauh ini sudah ada 30 logo yang terkumpul, mungkin nanti akan bertambah,” kata Gepeng, Minggu (02/11).

Meski demikian, Gepeng mengaku hal terpenting bukan logo seperti apa nantinya menjadi brand Jogja. Namun, dia menekankan apakah logo Jogja memberikan kebanggaan kepada warga Yogya.

“Lebih penting adalah apakah hasilnya membuat warga masyarakat Yogya bangga? Itu yang penting,” ujarnya.

Dia berharap untuk ke depannya proses pembuatan logo Jogja ini selalu diinformasikan kepada masyarakat. Sehingga masyarakat juga memahami dan tahu bagaimana proses logo branding Jogja itu lahir.

Hal serupa juga dilakukan oleh kreavi, perusahaan di Jakarta bergerak di industri kreatif. Mereka mengumpulkan banyak design logo dari designer se-Indonesia mau menyumbangkan karya mereka untuk logo Jogja.

CEO Kreavi, Benny Fajarai mengatakan Yogya bukan lagi menjadi milik warga Yogya saja, namun banyak orang di luar Yogya juga merasa memiliki dan ingin berkarya untuk Yogya.

“Saya dari Jakarta, aslinya orang Pontianak, saya ingin berpartisipasi menyumbangkan design dari teman-teman designer di Indonesia untuk Yogya. Kami meski bukan orang Yogya, tapi juga merasa memiliki Yogya,” ujarnya. [tyo]

 

Sumber : merdeka.com

Editor : Andi Penowo

Komentar Anda

loading...
KEMBALI KE ATAS badge