0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pemkot Tangerang Minta Bantuan MUI Atasi Sampah

Sampah (merdeka.com)

Timlo.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang meminta bantuan Majelis Ulama Indonesia (MUI) terkait kebersihan, khususnya sampah selama ini menjadi masalah di perkotaan. Wakil Walikota Tangerang, Sachrudin menilai MUI sebagai panutan dan figur bisa menyosialisasikan dan menyadarkan masyarakat untuk menjaga kebersihan melalui ajaran agama.

“Kami meminta bantuan dari MUI soal sampah karena para ulama juga bisa menjelaskan masalah kebersihan sesuai dengan ajaran agama,” ujarnya, Minggu (2/11).

Dikatakan Sachrudin, sebagai panutan di masyarakat, MUI diharapkan mampu menjalankan fungsinya dalam menjelaskan nilai-nilai agama kepada masyarakat.

“MUI harus terus bersinergi dengan pemerintah Kota Tangerang,” katanya.

Sachrudin juga meminta agar para ulama bersama Pemkot melakukan upaya membangun kesadaran masyarakat dalam berbagai hal.

“Kalau kesadaran masyarakat sudah tinggi, pemerintah hanya tinggal membimbing saja,” imbuhnya.

Sementara itu, ribuan warga Kelurahan Petir, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, tergabung dalam Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Gerakan Masyarakat Peduli Lingkungan Bersih dan Hijau (GEMPEL-BEHI) membentuk Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST).

TPST seluas 275 meter persegi ini dijadikan sebagai penampungan sampah khusus warga di seluruh Kelurahan Petir sebanyak 13 ribu orang. Selain menjadi tempat penampungan, sampah juga pilah dan diolah, sementara sisanya baru dibuang ke tempat pembuangan sampah akhir (TPA) Rawa Kucing.

“Jadi sampah di wilayah Petir tidak langsung dibuang ke TPA Rawa Kucing, tetapi ditampung dulu di TPST Petir untuk dipilah, untuk diolah menjadi kompos dan lain-lain,” kata Kepala Dinas kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Tangerang, Ivan Yudianto, saat meresmikan TPST bersama Walikota Tangerang Arief R Wismansyah, kemarin. [cob]

 

Sumber : merdeka.com

Editor : Andi Penowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge