0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tragis! Ibu Rumah Tangga Digilir 5 Pemuda

Ilustrasi (dok.merdeka.com)

Timlo.net – Seorang ibu rumah tangga inisial HIY (24), warga Tembilahan, Kecamatan Reteh, Kabupaten Inhil, Provinsi Riau, mengaku diperkosa lima orang pemuda dalam satu malam di kuburan Cina. Dengan kondisi trauma, korban melaporkan kejadian dialaminya ke Polres Inhil.

Kasatreskrim Polres Inhil, AKP Ade Zamra, mengatakan dalam laporan, awalnya korban diperkosa oleh dua pria. Selanjutnya, saat korban mencari bantuan untuk pulang, dia malah diperkosa untuk kali ketiga oleh tiga pemuda lainnya.

“Kasus ini tengah kami selidiki, korban sudah kami mintai keterangannya dan pelaku juga telah kami tangkap,” katanya, Ahad (2/11).
Data di kepolisian menyebutkan, kejadian bermula saat korban diajak bertemu oleh dua pemuda, Wage (21) dan Dodi (25) pada Kamis (30/10) malam. Karena kenal, tanpa rasa curiga korban menerima tawaran pertemuan itu.

Korban dibonceng kedua pelaku dengan satu motor dan dibawa ke areal kuburan Cina di Pulau Kijang, Kecamatan Reteh, Kabupaten Inhil. Setelah sampai, korban dipaksa kedua pelaku melakukan hubungan intim, meski awalnya menolak, korban tak kuat melawan tenaga kedua pria memaksanya itu.

Tak ayal, Wage dan Dodi menggilir korban sebagai tempat pelampiasan nafsu sahwat kedua pelaku, sementara korban hanya bisa menangis mendapat perlakuan itu. Setelah memperkosa korban, kedua pelaku kemudian meninggalkannya di kuburan. Dalam keadaan sendiri dan menangis, korban berusaha mencari bantuan agar bisa segera pulang.

Di perjalanan, korban dihampiri tiga pemuda diketahui bernama Herman, Fani dan Putra, lalu korban menceritakan hal dialaminya. Kepada korban, ketiga pemuda itu menawarkan jasa untuk mengantarnya pulang.

Namun, saat di perjalanan ketiga pemuda itu malah menggerayangi tubuh korban. Tak ingin kejadian serupa terulang, HIY lantas memberontak hingga motor ditumpanginya terjatuh. Saat itulah korban berusaha melarikan diri menuju arah gedung sekolah SMP Pulau Kijang Kecamatan Reteh.

Saat kabur, ketiga pelaku mengejar korban. Setelah berhasil menangkapnya, mulut korban pun dibekap dan digiring ke sebuah ruang kelas di gedung sekolah. Di sini, korban dipaksa kembali menjadi obyek pelampiasan nafsu dari pelaku, salah seorang pemuda bernama Fani mendapat giliran pertama melakukan pemerkosaan, lalu diikuti kedua temannya.

Tak ingin menjadi korban dari dua pelaku lainnya, HIY lalu kabur usai diperkosa Fani. Dalam keadaan lemah, korban berlari meninggalkan pelaku Fani dan dua temannya.

Korban berlari menuju arah Parit 4 dan mencari kantor polisi terdekat, selanjutnya melaporkan kejadian ini ke Polres Inhil. Tak butuh waktu lama, usai mendapat laporan dari korban, polisi kemudian menciduk kelima pelaku di rumahnya masing-masing.

“Mereka sudah kami tangkap dan dilakukan penyidikan. Atas perbuatannya, para pelaku dijerat pasal 285 KUHP tentang pemerkosaan dengan hukuman di atas lima tahun penjara,” pungkas Ade Zamra. [cob]

 

Sumber : merdeka.com

Editor : Andi Penowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge