0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Rekrutmen Pejabat Pertamina, KPK Siap Turun Tangan

Johan Budi (dok.merdeka.com)

Timlo.net – Sejumlah jabatan di jajaran petinggi Pertamina kosong. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersedia membantu dalam perekrutan pejabat Pertamina.

“Tentu saja KPK menyambut baik jika memang dilibatkan dalam seleksi calon pejabat struktural,” kata Deputi pencegahan KPK, Johan Budi SP saat dihubungi wartawan, Sabtu (1/11).

Tak hanya itu, Johan juga menegaskan KPK memiliki rencana mengkaji sejumlah persoalan di sektor migas. Salah satunya menyoroti Pertamina.

“KPK akan lakukan kajian pengelolaan migas,” kata Johan.

Seperti diketahui, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Soemarno, tengah mencari sosok yang akan ditempatkan menjadi Komisaris maupun Direktur Utama Pertamina. Mantan ketua Tim Transisi Jokowi-JK ini mengaku akan segera menentukannya dalam waktu dua pekan.

Publik berharap posisi tersebut diisi oleh orang yang bersih dan bebas dari KKN. Karenanya, KPK diharapkan dilibatkan dalam proses rekam jejak para pejabat tersebut.

Sejumlah nama disebut-sebut bakal dicalonkan di antaranya; Ahmad Faisal dan Hari Karyulianto. Selain itu nama Ari Soemarno, yang tak lain kakak kandung Rini Soemarno juga disebut-sebut akan dicalonkan menjadi Komisaris Utama Pertamina.

Rini sendiri beberapa waktu lalu sempat membantah nama-nama itu akan dimasukkan di struktur Pertamina. Belakangan, nama Raden Priyono juga disebut-sebut bakal menempati posisi itu.

Ari dan Rini pernah diperiksa untuk dua kasus berbeda di KPK. Ari Soemarno pernah diperiksa untuk kasus innospec, sementara Rini pernah diperiksa untuk penyelidikan kasus Surat Keterangan Lunas Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI).

Sementara Raden Priyono, menurut Koordinator Divisi Monitoring dan Analisis Anggaran ICW, Firdaus Ilyas, ditengarai mengetahui sepak terjang PT Kernel Oil Pte Ltd sejak SKK Migas masih bernama BP Migas. [dan]

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge