0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Perusahaan Wajib Pekerjakan Penyandang Difabel

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Muh Hanif Dhakiri (Timlo.net - Heru)

Solo – Pemerintah mendesak pelaku usaha di seluruh Indonesia untuk menerima penyandang disabilitas untuk bekerja diperusahaan-perusahaan sesuai dengan kompetensinya. Hal itu diungkapkan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Muh Hanif Dhakiri saat ditemui wartawan, Sabtu(1/11), di rumah dinas Walikota Solo, Loji Gandrung.

Menaker menegaskan, perekrutan penyandang disabilitas sebagai tenaga kerja disebuah perusahaan adalah salah satu bentuk pelaksanaan dari undang-undang no 4/1997 tentang penyandang cacat. Lebih lanjut Hanif mengatakan semua perusahaan wajib memiliki satu persen karyawan penyandang disabilitas untuk seratus orang karyawan di perusahaan tersebut.

“Hal ini sesuai dengan pesan dari Bapak Presiden dalam pidatonya disidang paripurna beberapa waktu lalu, dalam pidato tersebut Presiden menyatakan seluruh rakyat Indonesia harus merasakan pelayanan dari negara. Artinya dengan kita menerapkan secara tegas undang-undang ini kita melayani masyarakat Indonesia yang berkebutuhan khusus tersebut,” ungkapnya.

Ia mengaku akan mengecek langsung di lapangan, sehingga program yang akan dilakukannya itu tidak terbatas pada laporan diatas kertas saja.

“Saya akan selalu melakukan inspeksi ke lapangan, sehingga program bagi penyandang kebutuhan khusus ini tidak hanya berhenti sebagai laporan diatas kertas saja, namun dalam pelaksanaannya pemerintah akan bergerak bersama dengan para pelaku dunia usaha untuk bisa mewujudkan kesempatan kerja bagi para penyandang disabilitas sesuai dengan minat, bakat, dan kompetensinya,” pungkasnya.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge