0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pengusaha Angkutan Umum Tolak Kenaikan BBM

Depo Pertamina (dok.merdeka.com)

Timlo.net – Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Organisasi Pengusaha Nasional Angkutan Bermotor di Jalan (Organda) Jawa Tengah, Anggoro Karsidi, meminta kepada pemerintah pusat agar tidak menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis premium untuk konsumsi moda transportasi umum.

Anggoro menganggap, hal tersebut cenderung memberatkan beban masyarakat di tiap daerah.

“Kami sudah mendapatkan instruksi dari DPP Organda supaya tidak menerima usulan kenaikkan harga BBM yang tengah digulirkan pemerintah saat ini. Sebab, kami menilai kebijakan itu sangat memberatkan para penumpang,” kata Anggoro, Sabtu (1/11).

Anggoro menjelaskan, tingkat konsumsi premium khusus untuk angkutan umum (angkot) di Jawa Tengah telah mencapai 30-40 persen. Bahkan, bila merujuk pada kondisi kemacetan di semua jalan raya, konsumsi solar bagi bus maupun truk kini telah membengkak menjadi 40 persen.

Tak hanya itu saja, katanya, bila pemerintah tetap memaksakan kenaikkan harga BBM maka rencana tersebut sama saja tidak pro rakyat. Hal ini mengingat mayoritas penumpang angkot dan bus berasal dari masyarakat menengah ke bawah.

Melihat dari hal tersebut, lebih baik pemerintah menunda rencana kenaikkan harga BBM pada akhir tahun ini.

“Katanya pro rakyat. Tetapi kenapa harga BBM malah dinaikkan,” tutupnya. [did]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge