0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Jenazah Mayang Dikubur di Kampung Halaman

Mayang Prasetyo (foto: Facebook)

Timlo.net – Warga Negara Indonesia (WNI) korban mutilasi di Australia, Mayang Prasetyo dimakamkan di kampung halamannya, Sukamenanti, Provinsi Lampung, Sabtu (1/11). Wanita transgender ini menjadi korban mutilasi suaminya sendiri yang berkewarganegaraan Australia.

“Jasad Mayang diperlakukan sebagai jenazah laki-laki dan di batu nisannya tertulis nama aslinya sebagai laki-laki yaitu Febri Andriansyah. Jenazah diantar ke TPU dengan ambulans serta dikawal oleh polisi, aparat kecamatan, dan keluarga,” ujar Yusuf, Lurah Sukamenanti, ketika dihubungi merdeka.com, Sabtu (1/11).

Yusuf mengatakan, liang lahat untuk jenazah Febri sudah disiapkan 15 hari sebelum kepulangannya. Namun ketika akan dikuburkan, ternyata ukuran liangnya kurang sedikit sehingga menyebabkan penguburan harus ditunda beberapa saat untuk dilebarkan.

Karangan bunga dari gubernur dan ketua DPRD Provinsi Lampung terlihat menghiasi bagian depan rumah kecil keluarga Febri. Walau kesedihan masih terlihat jelas ketika pemakaman berlangsung, orangtua mengaku sudah ikhlas dengan kematian tragis anak sulung dari tiga bersaudara tersebut.

Seperti diketahui, Mayang Prasetyo kini menjadi buah bibir seantero negeri. Wayang yang dinikahi pria berkewarganegaraan Autralia ini tewas di tangan suaminya sendiri, Marcus Volke.

Yang membuat pembunuhan lebih tragis lagi, Volke memutilasi Mayang dan memasak dagingnya. Belum diketahui motif sadis yang dilakukan karena pelaku juga tewas bunuh diri usai aksi sadisnya terbongkar. Mayang terlahir sebagai seorang laki-laki tulen bernama Febri. [did]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge