0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Penahanan Tersangka Penghina Jokowi Ditangguhkan

Jokowi menerima keluarga Muhammad Arsad (dok.merdeka.com)

Timlo.net – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar penahanan Muhammad Arsad (23) bisa ditangguhkan. Dalam beberapa waktu kedepan, pemuda penjual sate yang ditangkap polisi gara-gara menghina Jokowi di Facebooknya tersebut bisa menghirup udara segar.

“Kedua orang tua, Muhammad Arsad, saya undang hari ini. Besok penangguhannya. 100 persen ditangguhkan. Yang jelas sudah meminta untuk ditangguhkan. Besok sudah bisa ketemu. Soal proses hukum besok saya tanyakan,” kata Jokowi di Kompleks Istana, Jakarta, Sabtu (1/11).

Seperti diketahui, Arsad dibekuk pada 23 Oktober lalu di rumahnya Kramatjati, Ciracas, Jakarta Timur. Arsad atau biasa disapa Iman mengunggah gambar telanjang hasil editan berwajah Jokowi di Facebook.

Pria 23 tahun itu dianggap melanggar UU ITE dan UU Pornografi. Tak hanya itu polisi juga melapisi dengan UU KUHP Pasal 310, 311 soal pencemaran nama baik.

Sementara, perwakilan keluarga tersangka, Fahrul Rahman yang hadir dalam pertemuan itu, Jokowi telah memaafkan dan menyampaikan sejumlah pesan. Kejadian itu menjadi pelajaran agar Arsad lebih berhati-hati.

“Pesan Pak Jokowi biar Arsad belajar lagi, hormati orang lain dan hati-hati main internet jangan salah-salah tulis, buat pelajaran,” katanya.

Mursida yang datang didampingi suami, kata Fahrul mengaku terharu karena bisa ditemui secara langsung oleh orang nomor satu di republik ini. Namun untuk proses hukum diserahkan sepenuhnya kepada polisi.

“Ibu Arsad senang sekali, presiden pemaaf, negarawan, baik hati,” tuturnya. [dan] [did]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge