0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Gerombolan Perampok Rumah Elit Diberondong

Kawanan perampok yang berhasil ditangkap polisi (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Enam perampok rumah kosong yaitu Heri (28), Riki (31), Epoy (29), Andriansyah (35), Yulianto (29), dan Ali (32) dibekuk oleh Tim Jatanras Polres Metro Jakarta Utara. Keenam perampok itu ditembak polisi karena melawan saat ditangkap.

Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Utara AKBP Azhar Nugroho mengatakan, salah satu pelaku bahkan sempat menodongkan senjata api (senpi) ke arah polisi. Selain itu, empat dari keenam pelaku merupakan kelompok kemayoran yaitu Heri, Riki, Epoy dan Andriansyah yang beraksi dengan sasaran rumah mewah di kawasan Ancol, Pademangan.

“Mereka menyasar rumah kosong. Lalu modusnya membobol rumah dengan linggis yang sudah disiapkan,” kata Azhar di Polres Metro Jakarta Utara, Jumat (31/10).

Aksi terakhir komplotan ini terjadi pada pertengahan Oktober lalu. Mereka beraksi di perumahan The Bukit, Ancol, Pademangan. Dalam aksi tersebut, mereka berhasil membawa kabur laptop dan perhiasan kalung emas seberat 20 gram. Polisi melakukan olah TKP dan mendapat titik terang dari rekaman CCTV.

“Kami terus lakukan pengembangan dan akhirnya kami bekuk empat tersangka di kawasan Kemayoran,” ujarnya.

Awalnya, kata dia, petugas menangkap Riki di tempat persembunyiannya di Kemayoran, Kamis (30/10) malam. Tiba-tiba Riki menodongkan senpi rakitan ke arah anggota. Tidak mau ambil risiko, polisi menembak kaki kiri Riki hingga akhirnya tersungkur. Riki pun dibekuk.

“Malam itu juga kita kembangkan dengan mencari pelaku lainnya,” kata mantan Kapolsek Cakung, Jaktim itu.

Malam itu juga tiga pelaku lainnya dibekuk di tempat sama. Saat petugas gerebek sebuah rumah masih di kawasan Kemayoran, tiga pelaku Heri, Epoy, dan Andri, berusaha kabur. Aksi kejar-kejaran pun terjadi. Akhirnya pelarian tiga pelaku berhenti setelah ditembak.

“Dari tangan pelaku kami menyita delapan linggis, satu senpi rakitan dengan dua peluru, satu senpi mainan, dan tiga senpi air softgun,” ujarnya.

Dua pelaku lainnya adalah sindikat Kelapa Gading. Mereka biasa bermain di rumah elite sekitar Gading. Modus yang dilakukan kelompok ini adalah berpura-pura menjadi tamu. Dua dari tiga pelaku dibekuk. Yakni Yulianto dan Ali. Tersangka lainnya masih diburu.

Kelompok ini beraksi pada awal Oktober di Perumahan Gading Nirwana, Kelapa Gading. Mereka masuk siang hari dengan mobil CRV. Berpura-pura menjadi tamu. Saat melihat kondisi rumah kosong. Dua pelaku masuk rumah membobol gembok dan pintu dengan linggis. Mereka lalu membawa kabur barang berharga.

Seperti tas berisi uang tunai dan HP, TV 45 inc, brankas perhiasan, laptop, jam tangan, berlian, cincin, dan mutiara. Total mencapai Rp 3 miliar. Lagi-lagi polisi diuntungkan CCTV di rumah korban. Polisi melakukan pengembangan memburu para pelaku. Akhir Oktober dua pelaku ditangkap di kawasan Bekasi, Jawa Barat.

“Karena berusaha kabur anggota terpaksa menembak dua pelaku ini,” ujarnya. [has]

Sumber: merdeka.com

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge