0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Angkut 2 Gelondongan Jati, Parmin Dipolisikan

Sragen – Diduga mencuri dua glondong kayu jati, Parmin (50), warga Dukuh Tawang, Desa Kandangsapi, Kecamatan Jenar, Sragen dilaporkan ke polisi. Dia dilaporkan oleh Warjo (53), pemilik kayu yang juga tetangga desa terlapor.

Informasi yang dihimpun di Polres Sragen, kisah pencurian kayu jati itu sendiri terjadi pada Kamis (16/1) lalu sekitar pukul 01.00 WIB, saat korban datang ke tegalan untuk melihat dua gelondong kayu jati yang dia tebang sehari sebelumnya.

Sampai di tegalan, korban terkejut lantaran dua gelondong pohon jati miliknya sudah raib dari tempat semula. Mengetahui kejadian itu, sontak korban langsung kebingungan dan menanyakan keberadaan kayu jati miliknya kepada warga di sekitar tegalan.

Usaha untuk mencari keterangan atas keberadaan dua gelondong kayu jati miliknya itu akhirnya mendapatkan petunjuk. Ketika itu Kusni (50), tetangga korban memberi keterangan bahwa pagi hari sebelumnya dia melihat Bagong (30), yang selama ini diketahui tinggal di Desa Banaran, Kecamatan Sambungmacan terlihat mengangkut dua gelondong kayu jati dari lokasi kejadian.

Saat ditanya oleh warga, dia mengaku hanya disuruh oleh Parmin untuk mengangkut kayu tersebut yang selanjutnya akan dikirim ke tempat seseorang di Desa Bejen, Karanganyar. Mendapat kabar tersebut, korban bersama sejumlah saksi langsung mendatangi rumah Bagong, sesampai di rumahnya, betul korban dan saksi mendapati kedua gelondong kayu tersebut masih tergeletak dan belum sempat dikirim kepada salah satu pemesan di Bejen, Karanganyar.

“Korban melapor kehilangan dua gelondong kayu, setelah ditelusuri ternyata kayu miliknya sudah dipindah oleh seseorang,” ujar Kasubag Humas Polres Sragen, AKP Sri Wahyuni mewakili Kapolres Sragen AKBP Dhani Hernando, Jum’at (17/1).

Dari hasil pemeriksaan sementara, Bagong mengakui kalau dirinya hanya disuruh oleh terlapor. Untuk pengusutan lebih lanjut dalam waktu dekat polisi bakal memanggil Parmin untuk diklarifikasi. Akibat kejadian itu korban mengaku mengalami kerugian Rp 3 juta.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge