0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Tim Gabungan Bongkar Gudang Miras

(Ilustrasi) Minuman keras dari berbagai jenis yang berhasil disita Polres Sragen. (dok.timlo.net/agung)

Sragen — Sebuah gudang penimbunan minuman keras (miras) jenis bir di kampung Candibaru, Desa Plumbungan, Kecamatan Karangmalang, digrebek tim gabungan, Kamis (21/11).

Tim gabungan yang terdiri dari polisi dan TNI tersebut menyegel tempat distributor minuman berkadar alkohol dibawah 5% atau jenis bir. Penutupan dilakukan setelah diketahui bahwa gudang tersebut dijadikan sebagai lokasi penimbunan miras tanpa izin.

Dalam aksi penutupan itu petugas juga menemukan sejumlah minuman energi lainnya. Penggrebekan itu sendiri menindak lanjuti adanya laporan masyarakat bahwa digudang milik Johan tersebut tidak berijin. Lantaran tempat tersebut hanya memiliki ijin menjual dan memperdagangkan minuman ringan, bukan minuman keras terlebih beralkohol.

Atas dasar laporan tersebut, aparat kemudian melakukan penyisiran. Sesampainya digudang tersebut, aparat menemukan ribuan botol minuman beralkohol yang memiliki kadar alkohol 5%, di antaranya bir dari sejumlah merk terkenal.

Pemilik gudang, Johan mengakui jika selama ini memang tidak bisa mengajukan ijin yang dimaksud. Karena Pemkab Sragen sendiri hingga kini belum memiliki Perda yang mengatur tentang minuman keras.

“Sebenarnya kami sudah mengajukan ijin, hanya saja karena terkendala masalah Perda sehingga ijin tidak bisa turun,” kata Johan.

Dikatakan Johan, padahal bila mau teliti, toko-toko besar yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, rata-rata minuman berjenis bir dan anggur kesehatan memiliki kadar alkohol yang disyaratkan bagi kesehatan. Akan tetapi, aparat tetap meminta pemilik usaha untuk tidak menjual minuman yang dimaksud, hal itu diperkuat dengan belum adanya perda yang mengatur sehingga hal itu dianggap ilegal.

Sementara itu, Kapolres Sragen AKBP Dhani Hernando, melalui Kasubag Humas Polres Sragen AKP Sri Wahyuni, Jum’at (22/11) membenarkan adanya pengrebekan tersebut. Tindakan itu dilakukan menyusul adanya informasi dan laporan dari masyarakat yang resah adanya aktifitas penjualan miras.

Barang bukti kita sita, pemilik juga masih menjalani pemeriksaan untuk pengusutan lebih lanjut,” katanya.

 



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge