0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Gara-gara Hutan Terbakar, Hewan Khas Merbabu Terancam Punah

Rek-rekan, salah satu hewan khas Gunung Merbabu yang kini semakin langka (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Kebakaran hutan Gunung Merbabu dikhawatirkan akan menganggu ekosistem gunung tersebut. Yang paling dikhawatirkan, kebakaran tersebut akan semakin membuat hewan-hewan khas Merbabu menjadi semakin langka.

Seperti dijelaskan Saeful Hidayat, Koordinator Pengendali Ekosistem Hutan BTNG Merbabu, Boyolali, kebakaran hutan dikhawatirkan akan membuai hewan endemis Merbabu yang sudah langka bakal punah. Seperti primata jenis Surili Jawa atau Rek-rekan. Sudah beberapa tahun terakhir, Saeful berkonsentrasi meneliti hewan yang populasinya hanya tinggal sekitar 20 ekor di Merbabu. Primata ini sangat berbeda dengan Surili di daerah lain.

“Populasi langka seperti ini harus tetap dijaga, Kita khawatir bakal punah, terkena imbas kebakaran, kebakaran hutan kemarin jelas dapat merusak ekosistem hutan,” tandas Saeful ditemui di Base camp Merbabu, Selo, Selasa (8/10).

Dijelaskan, terkait dengan hewan Surili atau Rek-rekan di Jawa ini primata ini hanya ada beberapa gunung, yaitu Gunung Halimun dan Gunung Salak di Jawa Barat, dan Gunung Slamet dan Merbabu di Jawa Tengah. “Namun untuk Surili yang di Merbabu ini sangat berbeda, dan lebih cantik. Warna bulu di dadanya lebih putih, warna bibirnya lebih merah, rambutnya jabrik keabu-abuan. Dan lebih sensitif terhadap keberadaan manusia,” jelasnya.

Kebakaran yang melanda kawasan Merbabu 2011 silam, membuatnya sempat was-was. Lantaran saat itu, kebakaran melanda sekitar 400-an hektar hutan Merbabu. Jika ini terulang lagi, binatang yang sulit berkembang biak ini bakal pergi dari kawasan Merbabu. Sebab, home range atau wilayah jelajahnya hewan ini juga tidak begitu luas.

“Rek-rekan hanya makan di siang hari, dan hanya makan pucuk daun pohon yang tinggi. Kalau hutan Merbabu terbakar, persediaan makan mereka juga habis,” tandas pria yang pernah bertugas di BKSDA Kupang (NTT) hingga tahun 2009 ini.

 



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge