0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

DPRD Sayangkan Adanya Tunggakan Pembangunan Pasar Bekonang

Deretan kios Pasar Bekonang, Mojolaban, Sukoharjo (dok.timlo.net/sahid b sutanto)

Sukoharjo — DPRD Sukoharjo menyayangkan tunggakan pembayaran pembangunan Pasar Bekonang oleh Pemkab Sukoharjo kepada rekanan. Dikhawatirkan, hal tersebut menjadi preseden buruk untuk pembangunan ke depan.

Ketua Komisi I DPRD Sukoharjo Suryanto mengatakan, pihaknya telah berkomunikasi dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait tunggakan proyek ini.

Diketahui dari hasil komunikasi tersebut, bahwa perpanjangan 50 hari melewati tahun anggaran pemkab masih menyisakan catatan hutang kepada PT Wika sebesar Rp 2,5 miliar.

“Seharusnya pada penganggaran tahun anggaran 2013, Pemkab mengajukan anggaran agar cepat selesai. Berdasarkan catatan BPK, Pasar Bekonang masih memiliki hutang. Dan di persilakan untuk menganggarkan kembali,” ujar Suryanto Senin (30/9).

Suryanto menganggap jika adanya tunggakan tersebut sebagai kecerobohan Pemkab. Pasalnya, sebenarnya untuk pembayaran tunggakan tersebut Pemkab dapat mengajukan anggaran melalui cara mendahului anggaran.

“Seharusnya Pemkab segera membayar tanpa harus nunggu gugatan perdata dulu. Karena urusan akan lebih rumit. Hal seperti ini harusnya bisa dibuat lebih sederhana dan cepat. Kan bisa mengajukan mendahului anggaran atau lewat perubahan ini,” ujar Jaka.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge