0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Air Galon Langka, Harga Meroket Capai Rp 17 Ribu

Boyolali — Air Minum dalam kemasan galon mulai langka di Boyolali sejak dua minggu terakhir. Kelangkaan air minum galon ini membuat harganya melonjak hingga Rp 17.000 per galon.

Salah satu konsumen, Sri Rahayu mengaku kesulitan mendapatkan air minum dalam galon. Sudah beberapa kios di sekitar rumahnya di Karanggeneng didatangi, namun penjual mengatakan barang kosong. Karena itu, dua minggu ini dia terpaksa merebus air minum sendiri.

Sementara salah satu agen, Suratmin mengatakan, pasokan galon mulai seret sekitar dua bulan terakhir. Padahal, dalam kondisi musim kemarau seperti sekarang ini konsumsi masyarakat pasti meningkat. Tetapi, tidak diimbangi penambahan pasokan melainkan pasokan air juga berkurang.

“Stok galon sudah habis. Di sini juga banyak galon kosong, mungkin sampai 100-an galon,” ujar agen yang berlokasi di Jl Prof Dr Suharso Boyolali Kota ini, Senin (30/9).

Menurutnya, kelangkaan AMDK ukuran galon sebenarnya sudah dirasakan sejak lebaran lalu. Tetapi saat itu kondisi belum terlalu parah dan terus berlanjut sampai saat ini. Dijelaskan dalam kondisi normal selalu mendapat pasokan galon air sebanyak 50 galon hingga 100 galon/hari.

“Pasokan biasanya setiap hari, kadang dua hari sekali. Tetapi saat ini hampir dua bulan tidak mendapat pasokan. Padahal kalau ada, sekarang ini 500 galon pun akan habis dalam sehari,” katanya.

Kelangkaan tersebut mengakibatkan kenaikan harga jual di tingkat konsumen. Sulomo, pedagang kelontong di wilayah Singkil mengaku menjual galon eceran senilai Rp 16.000 hingga Rp 17.000 per galon. Padahal, sebelumnya, harganya hanya Rp 13.000 per galon.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge