0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

2 Penghuni Panti Pijat Terjangkit HIV/AIDS

ilustrasi (dok.timlo.net/red)

Boyolali — Dinas Kesehatan Kabupaten Boyolali menemukan dua perempuan penghuni panti pijay positif terkena HIV/ AIDS. Kedua perempuan tersebut diketahui berasal dari luar Boyolali. Keduanya kini dalam pengawasan petugas kesehatan.

Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Boyolali Titik Sumartini mengatakan, dua perempuan yang positif HIV/AIDS berasal dari luar Boyolali. Setelah terdeteksi, salah satu penderita bersedia memberikan kondom kepada pelanggannya. Namun satu penderita tidak mau menggunakan kondom dengan berbagai alasan.

“Kita sudah bujuk tapi dengan berbagai alasan dia menolak,” kata Titik Sumartini usai rapat koordinasi penanggulangan penyakit HIV/AIDS di kantor Dinkes Boyolali, Senin (30/9).

Pihaknya khawatir yang bersangkutan bakal menularkan penyakit tersebut kepada pelanggannya karena saran memakai kondom tidak diindahkan. Mengingat kedua penderita dari luar daerah, maka dianjurkan untuk berobat di Puskesmas Boyolali I agar tidak membayar atau gratis.

Diakui pihaknya sudah melakukan berbagai upaya agar mereka mau beralih profesi. Hal ini dilakukan bekerjasama dengan i Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnaketrans> , seperti kursus salon. Hanya saja, peralihan profesi tersebut ternyata tidak mudah.

“Mereka enggan meninggalkan profesi itu karena penghasilanya sangat tinggi, tiap bulan ternyata bisa memperoleh penghasilan mencapai Rp4-5 juta perbulan,ini sangat mengejutkan kami,” beber Titik.

Sementara itu, Rahayu Purwaningsih dari Solidaritas Perempuan untuk Kemanusiaan dan Hak Asasi Manusia (SPEK-HAM) dalam paparannya mengatakan, penderita HIV/AIDS anak dan ibu relatif tidak tersentuh karena belum ada program yang masif. Tercatat di Boyolali ditemukan 10 kasus/bulan.

“Temuan kasus rata rata sudah terlambat,” ungkap Rahayu.

Dari data yang dimiliki, tercatat ada 211 kasus HIV/AIDS di kota susu. Dari jumlah itu, banyak diantaranya yang terdekteksi saat berobat di Solo.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge