0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kenapa Beberapa Orang Sulit Menelan Pil?

Ilustrasi obat (Dok: Timlo.net/ Google Images.)

Timlo.net—Beberapa orang dewasa mengalami masalah saat mereka diharuskan mengkonsumsi obat berupa pil. Mereka mengalami kesulitan untuk menelan pil. Stephen Cassivi, dokter bedah toraks di Mayo Clinic di Rochester, Minnesota, Amerika Serikat (AS) yang memiliki spesialisasi untuk menangani gangguan esophagus menjelaskan beberapa alasan:

Faktor rasa takut

Dr. Cassivi berkata alasan-alasan kenapa orang tidak bisa menelan pil kecil bervariasi. “Orang-orang yang mengalami kesulitan menelan, disebut dysphagia, memiliki masalah menelan pil. Tapi, umumnya hal ini disebabkan masalah-masalah lain seperti stroke atau operasi atau gastroesophageal reflux,” katanya.

Untuk orang dewasa lainnya, Dr. Cassivi mengatakan bahwa kesulitan menelan pil biasanya dihubungkan dengan ketakutan tersedak, yang mungkin muncul karena sebuah pengalaman buruk saat menelan sebuah pil. “Ketakutan tersedak cukup menonjol dan sebuah pengalaman buruk bisa menyebabkan seseorang berpikir bahwa sebuah pil berakibat buruk dan saat dia akan menelan pil lagi bisa menyebabkan otot-otot tenggorokannya mengencang,” katanya. Untuk menelan pil tanpa takut tersedak, seseorang harus mengatasi rasa takut ini dan membuat otot-otot lehernya rileks.

Persoalan fase

Ada tiga fase yang terjadi saat seseorang menelan: oral (mengunyah, membasahi dan mengantar makanan ke bagian belakang mulut); pharyngeal (yang termasuk penutupan pangkal tenggorokan oleh katup nafas dan pita suara, dan halangan sementara untuk bernafas saat makanan lewat) dan esophageal (kontraksi ritmis dari esophagus saat mengantarkan makanan ke perut).

“Kita memiliki sebuah kemampuan secara tidak sadar untuk tahu kapan makanan sudah cukup dibasahi dan dikunyah untuk dikirim ke belakang tenggorokan,” kata Dr. Cassivi. Sebagai contohnya, tidak ada orang yang mengunyah yogurt, biasanya kita langsung menelannya. Tapi beberapa orang tidak mampu menelan benda padat seperti sebuah pil bisa merusak hubungan pikiran-tubuh saat menelan, katanya.

Fase oral adalah fase sukarela dan mungkin bisa menjadi kunci untuk menolong banyak orang mengatasi kesulitan menelan pil.

Jangan basahi pil

Orang yang punya kesulitan menelan pil biasanya melarutkan obat ke dalam air atau memotongnya dalam beberapa potongan supaya bisa menelan dengan mudah. Tapi, Dr. Cassivi tidak menyarankan hal ini. “Pil memiliki beberapa lapis pembungkus untuk menunda isi obat dicerna,” katanya. “Jika Anda mengunyah, melarutkan atau memotongnya, Anda tidak mengkonsumsi obat sesuai yang dimaksudkan,” tambahnya.

Ada pil yang memiliki garis di tengah. Garis itu dimaksudkan untuk menandakan bahwa pil itu bisa dibagi dua. Tapi dia tetap menyarankan untuk menelan pil utuh. Untuk beberapa orang kapsul gel lebih mudah untuk ditelan daripada pil kapur. Tapi untuk orang lain, pil adalah pil.

Berlatih menelan

Berlatih menelan pil saat kita tidak sedang sakit adalah cara yang terbaik untuk mengatasi kesulitan menelan obat, demikian kata Dr. Cassivi dilansir oleh the Wall Street Journal. Dia biasanya menggunakan permen jelly untuk mengajari anak-anaknya berlatih menelan pil.

Cara lain: duduklah supaya gravitasi bisa menolong. Minum sedikit air, lalu taruh pil di dalam mulut. Teguk sedikit air lagi dan telan pil tersebut. Menguatkan diri sendiri secara positif seringkali menjadi sebuah motivator yang baik. “Katakan pada diri sendiri, ‘Ini hanyalah sebuah pil kecil, lebih kecil dari potongan steak yang aku makan,’” katanya memberikan contoh.

Menoleh ke arah lain juga bisa menolong.  “Sekelompok peneliti di Kanada menemukan bahwa menoleh ke sisi lain membuat esophageal sphincter bagian atas di tenggorokan terbuka sehingga mempermudah menelan pil,” katanya.

Melapisi pil dengan saus apel, yogurt atau pisang bisa membuat tubuh menerima pil itu tanpa keinginan untuk mengunyahnya, katanya memberi contoh lain.

Dan kita sebenarnya tidak perlu kuatir untuk menelan pil dengan cara yang salah. Karena tenggorokan sudah dirancang untuk mengatasi persoalan ini. Cassivi menyatakan bahwa tidak ada solusi sempurna untuk mengatasi masalah ini. “Tapi seiring waktu, kita menyaadari bahwa kita memang perlu melakukannya, dan menelan pil jadi semudah naik sepeda,” tambahnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge