0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pilkada Karanganyar: KPU Beri Batas Waktu 3 Hari Ajukan Gugatan

Penghitungan suara saat Pilkada (Dok.Timlo.net/ Nanang Rahadian)

Karanganyar — Setiap pasangan Cabup dan Cawabup yang tidak terima atas hasil penghitungan suara yang telah dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Karanganyar, bisa mengajukan gugatan kepada Mahkamah Konstitusi (MK) di Jakarta. Batas pengajuan gugatan ke MK hingga Rabu (2/10) lusa. Pasangan H Juliyatmono dan H Rohadi Widodo (Yuro) ditetapkan sebagai pemenang dalam gelaran Pilbup 2013 Karanganyar melalui rapat internal anggota KPU pada Sabtu (28/9) pagi.

Menurut Kustawa Esye yang membawahi Divisi Hukum dan Pengawasan menjelaskan, setelah perhitungan suara Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) Karanganyar telah selesai dilakukan KPU Karanganyar, pada Jumat (27/9) lalu. Maka KPU akan menyerahkan hasilnya kepada DPRD. Akan tetapi, KPU akan menunda menyerahkan hasilnya bila ada pihak yang mengajukan gugatan ke MK.

“Kami masih menunggu ada tidaknya gugatan itu hingga Rabu (2/10). Jika memang ada gugatan ke MK maka sidangnya akan berlangsung di Jakarta,” tandas Kustawa.

Dari hasil penghitungan, pasangan nomor urut tiga YuRo mengantongi 243.168 suara atau sekitar 52,06 persen, disusul pasangan nomor urut dua Paryono-Hj Dyah Shintawati (Pasti) dengan raihan 197.316 suara atau 41,74%, dan disusul pasangan nomor urut satu Aris Wuryanto-Drs Wagiyo Ahmad Nugroho (Ayo) memperoleh 32.212 suara atau 6,81%.

Kustawa mengemukakan, tugas KPU sebagai penyelenggara Pilbup 2013 dinyatakan berakhir setelah berkas penetapan hasil perhitungan suara diserahkan kepada DPRD.

“Setelah kami menyerahkan hasilnya kepada DPRD, maka semua macam persoalan seperti pelantikan bupati dan wakil bupati terpilih sudah menjadi tanggung jawab DPRD,” tegasnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge