0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

SBS : Oesman Sapta dan Beberapa Ketua Kadin Daerah Kita Pecat

Suryo Bambang Sulisto. (Dok.Merdeka.com)

Timlo.net — Ketua umum Kadin Suryo Bambang Sulisto tidak hanya membantah bahwa dirinya telah dikudeta oleh kubu Oesman Sapta Odang (OSO) dan kawan-kawan, tapi dia juga menegaskan posisi Oesman Sapta yang saat ini sudah tidak lagi menjabat sebagai ketua dewan pertimbangan Kadin.

“Oesman Sapta dan beberapa ketua Kadin daerah sudah kita pecat (dari Kadin),” tegas Suryo kepada merdeka.com, Sabtu (28/9).

Suryo menegaskan, pemecatan terhadap Oesman Sapta dan 9 ketua Kadin daerah atas desakan dari 24 ketua Kadin daerah. Dia diminta mengambil sikap tegas karena Oesman Sapta dan 9 ketua Kadin daerah telah melanggar aturan yang ada.

“Dengan alasan mereka menggelar Munaslub tanpa ketentuan ADART. Kita non aktifkan dan sekarang mereka tidak punya jabatan apa-apa di Kadin,” ucapnya.

Menurutnya, isu itu sengaja dihembuskan oleh orang-orang yang tidak suka dengan kepemimpinannya. Dia tidak membantah jika muncul anggapan bahwa ada pihak-pihak yang berambisi untuk duduk di kursi orang nomor satu di Kadin. “Ya bisa saja ada ambisi itu,” katanya.

Saat ini, Kadin kubu Oesman Sapta tengah menggelar rapimnas di Bali yang akan memilih ketua umum Kadin yang baru. Suryo menegaskan bahwa rapimnas tersebut tidak punya dasar hukum, sehingga tidak sah. “Tidak bisa ada Kadin tandingan,” singkatnya.

Sebelumnya, Oesman Sapta Odang dan beberapa kepala Kadin daerah menggelar rapimnas di Bali untuk memilih calon ketua Kadin yang baru. Mereka mengklaim, Suryo Bambang Sulisto telah dilengserkan melalui mekanisme Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Kadin yang digelar di Pontianak pada 25-27 April 2013.

Munaslub juga meminta Oesman Sapta untuk mempersiapkan Munas VII Kadin paling lambat enam bulan sejak dia ditetapkan guna membentuk kepengurusan baru.

Munaslub juga sepakat menolak seluruh pertanggungjawaban pengurus masa jabatan 2010-2015. Ketua Organizing Committee (OC) Azwir Dainy Tara mengatakan, rapimnas kali ini diikuti 30 Kadin Daerah (Kadinda) dan 20 asosiasi pengusaha.

“Ini (Rapimnas) yang terbaik karena Kadin yang ada sudah kita bubarkan,” kata Azwir di sela persiapan Rapimnas, Sabtu (28/9) pagi ini.

sumber : merdeka.com



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge