0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tingkat Partisipasi Pemilih Pilkada Karanganyar Meningkat

Penghitungan suara saat Pilkada (Dok.Timlo.net/ Nanang Rahadian)

Karanganyar — Tingkat partisipasi pemilih pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) Karanganyar meningkat sekitar delapan persen dibanding saat penyelenggaraan pemilihan gubernur (Pilgub) Jateng lalu. Tingkat partisipasi pemilih pada Pilkada Karanganyar mencapai 70,98 persen sementara Pilgub Jateng mencapai 62 persen.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Karanganyar, Sri Handoko Budi Nugroho, mengatakan antusias masyarakat Bumi Intanpari untuk menggunakan hak pilihnya pada Pilkada cukup tinggi. Mereka berbondong-bondong menuju lokasi Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk mencoblos.

“Ada faktor kedekatan emosional antara pemilih dengan para pasangan calon bupati-wakil bupati (cabup-cawabup) otomatis tingkat partisipasi pemilih juga naik,” katanya seusai rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan suara di Gedung DPRD Karanganyar, Jumat (27/9).

Dibanding saat penyelenggaraan Pilkada 2009 lalu, tingkat partisipasi pemilih juga mengalami kenaikan sekitar satu persen. Kala itu, angka partisipasi pemilih pada pesta demokrasi terbesar di Karanganyar sekitar 69 persen. Artinya, kesadaran politik di kalangan masyarakat mulai terbangun secara bertahap.

Menurutnya, mayoritas pemilih yang tak menggunakan hak pilihya adalah para perantau atau kaum boro. Mereka tak bisa menggunakan hak pilihnya lantaran tak bisa pulang ke kampung halaman.

“Mungkin perantau yang di sekitar Soloraya bisa pulang kampung untuk mencoblos. Namun, para perantau yang berada di luar Pulau Jawa harus berpikir dua kali karena ongkos pulang cukup mahal,” jelasnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge