0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Karni Ilyas, Tetap Setia di Bidang Jurnalistik

Karni Ilyas, Pemimpin Redaksi tvOne yang juga pembawa acara ILC (dok.timlo.net/tyo eka)

Sukoharjo — Jurnalis yang juga Presiden Indonesia Lawyers Club, Karni Ilyas mengaku terkesan dengan pemberian gelar Doktor Honoris Causa (HC) dari Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS).

“Yang paling berkesan adalah adanya sebuah pengakuan dari dunia akademisi terhadap tugas jurnalistik untuk mengedukasi kesadaran hukum masyarakat,” ujar Karni Ilyas seusai acara penganugerahan gelar Doktor HC bidang hukum di Kampus UMS, Pabelan, Kartasura, Sukoharjo, Sabtu (28/9).

Karni Ilyas mengapresiasi UMS yang telah mengakui secara akademik, atau mengakui secara terbuka bahwa tugas jurnalistik  juga melakukan penyadaran hukum, penyadaran sosial dan penyadaran kemasyarakatan.

“Jadi ini pengakuan yang pertama kali dunia akademisi untuk kita yang bertugas sebagai wartawan,” ujar Karni.

Terlahir dengan nama Sukarni Ilyas pada tanggal 25 September 1952 di Balingka, Bukittinggi Sumatera Barat. Tetapi di dunia jurnalistik lebih dikenal dengan sebutan Karni Ilyas. Kini tahun 2013, genap berusia 61 tahun, dan masih tetap setia mengabdi di bidang jurnalistik.

Karni memulai kariernya di bidang jurnalistik tahun 1972 menjadi reporter harian Suara Karya. Karni yang lulusan Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI) tahun 1978 pindah ke majalah Tempo. Sejumlah berita eksklusif, mulai dari eksekusi mati penjahat kelas kakap Henky Tupanwael pada tahun 1980, hingga pengejaran terhadap nara sumber kasus korupsi terbesar di era Orde Baru, Kartika Taher.

Dari awal tahun 2008 sampai sekarang, Karni Ilyas menjabat pemimpin redaksi TvOne. Relasi dan jaringan informasi yang dimilikinya membuat stasiun televise berita 24 jam tersebut bisa tampil dengan berbagai liputan eksklusif.

Karni mempopulerkan kembali acara diskusi Jakarta Lawyers Club yang sejak tahun 2011 berubah nama menjadi Indonesia Lawyers Club. Barangkali satu-satunya di dunia sebagai acara bincang-bincang di TV yang terlama dengan jumlah nara sumber terbanyak, rata-rata 15 orang.

 



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge