0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Soal UMK Solo, Walikota Masih Survei KHL

Walikota Solo, Hadi Rudyatmo (Dok. Timlo.net/Andi Penowo)

Solo —¬†Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo belum bisa menentukan besaran kebutuhan hidup layak (KHL) yang menjadi acuan upah minimum kota (UMK). Rudy, sapaan walikota Solo, masih meminta waktu untuk mempertimbangkan besaran KHL yang kini masih diperdebatkan kalangan buruh dengan pengusaha.

Adanya perbedaan besaran usulan KHL dari dua belah pihak tersebut membuat Rudy tidak ingin gegabah. Dirinya minta waktu 3-5 hari ke depan untuk mempertimbangkannya.

“Kami masih ingin melakukan survei untuk prediksi KHL bulan Desember nanti berapa. Itu yang akan jadi acuan dalam menentukan KHL tahun berikutnya,” kata Rudy kepada wartawan, Sabtu (28/9).

Sebelumnya, dari kalangan serikat buruh mengusulkan angka KHL sebesar Rp 1.282.620 perbulan. Sementara dari kalangan pengusaha mengusulkan besaran KHL Rp 1.023.000.

Dari angka tersebut, Pemkot Solo akan mengambil jalan tengah dengan menghitung prediksi KHL bulan Desember mendatang melalui survei. Hasil survei itulah yang akan dijadikan acuan dalam menentukan angka KHL.

Di satu sisi, berapapun nilai KHL yang akan ditetapkan nanti, Pemkot tetap bertanggung jawab mensejahterakan masyarakat dengan program-program layanan di bidang kesehatan dan pendidikan. “Pemkot berkewajiban menutup KHL dengan adanya program beras miskin daerah (raskinda), Pelayanan Kesehatan Masyarakat Surakarta (PKMS) dan Bantuan Pendidikan Masyarakat Kota Surakarta (BPMKS),” ungkapnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge