0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Duh!! 600 Ribu Warga Kota Bandung Dilanda Stres

Walikota Bandung Ridwan Kamil bersama istri (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Tanggal 25 September 2013, Bandung menginjak usia 203. Seabreg permasalahan tentu akan menjadi tantangan pimpinan baru Bandung di bawah komando Ridwan Kamil. Dia mengaku ingin mengembalikan indeks kebahagiaan warganya yang sedang sakit. Sebab sebanyak 600 ribu warga Bandung saat ini dilanda stres.

“Bandung hari ini banyak orang stres, kata RSHS ada 600 ribu yang stres,” ucap pria yang akrab disapa Emil dalam Talk Show “203 Tahun Kota Bandung : Bandung Berbenah”, di Gedung Merdeka, Sabtu (28/9).

Beberapa faktor yang menyebabkan warga Bandung ini stres, salah satunya faktor ekonomi dan kota semakin semrawut. Dia mengatakan, sebelum menjabat wali kota, pernah merasakan betapa peliknya permasalahan Bandung dewasa ini.

“Sehingga sekarang saya sebagai wali kota bisa merasakan apa yang menjadi keluhan warganya sekarang, mohon doanya saya saat ini ingin berbenah, saya ingin mengembalikan orang stres ini menjadi indeks kebahagiaan,” tutur Emil.

Menurut dia, kota yang sakit ialah kota di mana warganya merasa lelah keluar rumah. Sehingga warganya lebih memilih berdiam diri di rumah masing-masing. “Dari pada kena macet dan kesemrawutan orang lebih memilih di rumah,” ungkapnya.

Namun itu bukanlah identitas yang diinginkan Ridwan Kamil. Kata dia, Bandung harus menjadi kota bermartabat. Saat orang datang ke Bandung, dan merasa jatuh cinta dengan kota ini, jangan sampai orang tersebut malah menjadi stres.

“Orang minum air tanah di Bandung, cuaca yang sejuk, ini yang menjadikan Bandung dicintai, saya sadar kenyamanan Bandung tak seenak dulu, karena Bandung didesain hanya untuk ratusan ribu orang, saya ingin adopsi kenyamanan yang dulu dan diterapkan sekarang ini,” ungkapnya.

Oleh sebab itu dia menjelaskan, berbagai langkah pembenahan terus dilakukan untuk menjadikan indeks kebahagiaan itu hadir kembali. Rencananya dalam satu kecamatan, ia akan kembali mewacanakan nonton bareng.

“Jadi kaya layar tancap lagi, saya juga ingin bikin festival setiap daerah, festival buah batu, festival dago, festival ujungberung, jadi di sini warga terlibat,” terangnya.

Dia berjanji akan mengembalikan senyum wajah Bandung dalam 5 tahun ke depan. “Insya Allah perubahan akan dirasakan warga, dari jangka pendek, jangka menengah dalam 2-3 tahun ke depan, dan jangka panjang 5 tahun ke depan,” imbuhnya. [mtf]

Sumber: merdeka.com

 



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge