0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Jadi Kota Inklusi, Solo Segera Bangun Autis Center

Pencanangan Solo sebagai Kota Inklusi di Balaikota. (dok.timlo.net/dhefi nugroho)

Solo — Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo mencanangkan Solo sebagai Kota Inklusi, Sabtu (28/9). Dengan pencanangan tersebut, diharapkan tidak ada lagi diskriminasi bagi anak berkebutuhan khusus (ABK).

Salah satu langkah awal yang ditempuh untuk mewujudkan Solo sebagai Kota Inklusi, dimulai dari bidang pendidikan. Setiap sekolah wajib memberikan ruang bagi ABK untuk belajar di sekolah umum.

“Semua sekolah harus menerima, tidak ada pembatasan. Anak ABK bisa menikmati pendidikan yang sama di sekolah umum,” kata walikota kepada wartawan, di balaikota.

Secara teknis, tiap sekolah umum wajib menyediakan guru pembimbing khusus untuk mengajar siswa ABK. Sehingga para ABK bisa mengenyam pendidikan yang sama dengan siswa lainnya.

Harapannya, dengan membaurnya siswa berkebutuhan khusus di sekolah-sekolah umum, tidak ada lagi diskriminasi di bidang pendidikan. Selain itu juga memberi kesempatan bagi ABK untuk mengenyam pendidikan yang sama.

Sementara, Direktur Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Mudjito mengungkapkan, pemerintah akan membantu membangunkan sebuah gedung Autis Center yang akan dimanfaatkan oleh Pemkot bagi ABK. Pembangunan Autis Center tersebut rencananya akan dilakukan pada tahun anggaran 2014 mendatang melalui dana APBN.

Kemendikbud sendiri akan menggelar pelatihan bagi guru pendampingan ABK dalam waktu dekat. “Akan kami lakukan workshop bagi guru yang menangani ABK,” katanya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge