0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

SCJ 2013, Jazz Benar-benar Jadi Musik yang Merakyat

Bintang Indriatno tampil dalam Solo City Jazz 2013, di Benteng Vastenburg, Jumat (27/9) malam (dok.timlo.net/achmad khalik)

Timlo.net — Bagaimana rasanya, jika lagu berjudul Madu dan Racun yang pernah dipopulerkan oleh penyanyi legendaris Indonesia, Ari Wibowo mendapatkan sentuhan irama musik jazz? Pastinya, akan terasa berbeda, unik dan sangat menarik.

Ya, lagu yang pernah tenar di tahun ’80-an tersebut dibawakan dalam nuansa instrumen yang diaransemen ke dalam musik jazz oleh oleh tiga musisi dalam pagelaran Solo City Jazz (SCJ) 2013 di Benteng Vastenburg, Jumat (27/9) malam.

Tiga musisi musik jazz ternama, diantaranya Bintang Indriatno (bass), Denny Chasmala (gitar) dan Iqbal (drum) tersebut langsung membangkitkan semangat para penonton di gelaran musik tersebut.

Tak hanya itu, mereka juga mengaransemen lagu ‘Cublak-cublak Suweng’ ke dalam lantunan musik jazz. Meski dibawakan dalam lantunan musik instrumen, namun penonton sangat mengenal musik yang dibawakan oleh mereka.

Untuk menaikkan semangat para penonton, mereka membawakan lagu dari Red Hot Chili Papper (RHCP) berjudul Around The World. Lagu beraliran rock tersebut mendapat sentuhan berbeda tatkala dibawakan dalam lantunan instrumen begenre musik jazz.

“Sebuah kehormatan dapat tampil di even Solo City Jazz 2013 kali ini,” ucap Bintang Indriatno mewakili kelompoknya tersebut.

Permainan alat musik yang matang disertai efek suara yang merdu makin membius ribuan penonton yang memadati area diadakannya gelaran musik tersebut.

Ia berharap, melalui SCJ 2013, musik jazz menjadi sebuah musik yang merakyat. Sehingga tidak dipandang sebagai musik kalangan atas semata.

“Mari kita bersama menyatu dalam irama musik jazz,” ajaknya kepada penonton.

 



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge