0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Jelang Rekruitmen CPNS, Honorer K2 Dipungut Rp 100.000 untuk Sosialisasi

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemkab Klaten, Drs Cahyo Dwi Setyanto (dok.timlo.net/rori)

Klaten — Menjelang rekruitmen CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil) dari Honorer kategori dua (K2), berbagai cara dilakukan sejumlah pihak demi mendapatkan keuntungan. Di Kabupaten Klaten ada pungutan sebesar Rp 100.000 per orang untuk mengikuti kegiatan sosialisasi rekruitmen CPNS. Yang membuat penasaran para Honorer K2 adalah penyelenggara sosialisasi juga mencatut nama Kementerian Pendayagunaan dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan dan RB).

Undangan sosialisasi bagi Honorer K2 itu beredar melalui pesan singkat yang ditujukan kepada Kepala UPTD Pendidikan, kepala sekolah yang kemudian diteruskan ke sejumlah honorer K2. Sedangkan isi dari SMS itu adalah “Yth bp/ibu ka uptd sehubungan akan di adakan penyuluhan CPNS K2 dari KEMEMPAN agar diperintahkan seluruh GTT dan PTT yg masuk K2 di laksanakan pada hari sabtu,28 sept 2013 tempat pendopo kab.jam 9 00 dengan kontribusi rp.100.000/guru mendaftar di UPTD masing2”.

Salah satu guru Honorer K2 di SD Wedi yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan dirinya mendapat perintah dari kepala sekolah untuk mengikuti sosialisasi CPNS K2 di Pendapa Pemkab Klaten pada Sabtu (28/9).

Hal yang sama juga diungkapkan salah satu guru Honorer K2 di wilayah Jatinom, guru Honorer yang enggan disebutkan namanya itu juga diminta untuk mengikuti sosialisasi CPNS, tapi untuk biaya sudah ditanggung pihak sekolah.

Kepala UPTD Pendidikan Klaten Kota, Muhammad Isnaeni mengaku juga mendapat undangan beberapa hari lalu. Sebelumnya Isnaeni mengira kegiatan itu memang diadakan oleh Badan Kepegawaian Daerah (BKD) atau Dinas Pendidikan (Disdik).

“Setelah saya tanyakan, ternyata undangan itu bukan dari Disdik. Maka saya tidak melanjutkan undangan itu ke guru maupun kepala sekolah,” ungkap Isnaeni kepada Timlo.net, Jumat (27/9).

Terpisah, Kepala BKD Klaten, Cahyo Dwi Setyanta, mengaku beberapa hari lalu pihaknya ditemui panitia yang akan mengadakan kegiatan tersebut. Mereka datang untuk meminta tandatangan sebagai pihak yang mengetahui bahwa akan ada acara penyuluhan CPNS untuk honorer K2. “Saat itu saya tidak mau tanda tangan, karena kegiatan tersebut tidak masuk dalam program BKD,” ujar Cahyo Dwi Setyanto.

Sementara itu, Kepala Disdik Klaten, Pantoro juga mengatakan kalau Dinas Pendidikan tidak ikut serta dalam penyelenggaraan acara sosialisasi CPNS bagi honorer K2 yang memungut Rp 100.000 itu.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge