0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

UMK Wonogiri 2014 Diusulkan Rp 954 Ribu

Sidang Dewan Pengupahan Wonogiri. (dok.timlo.net/aris arianto)

Wonogiri —  Tuntutan SPSI (Serikat Pekerja Seluruh Indonesia) Wonogiri untuk mendapatkan UMK (Upah Minimum Kabupaten) sebesar 100 persen, bakalan terwujud. Menyusul telah disepakatinya UMK tahun 2014 sebesar Rp 954.000.

Dewan Pengupahan Kabupaten Wonogiri telah melaksanakan sidang ketiga kalinya, Jumat (27/9). Dari sidang tersebut, dicapai kesepakatan soal UMK 2014, yakni sama seperti tuntutan SPSI sebesar 954 ribu rupiah.

Dengan kesepakatan itu, selanjutnya dimintakan tandatangan bupati. Kemudian tinggal diajukan ke provinsi untuk mendapatkan persetujuan gubernur.

“Sudah dicapai kesepakatan, baik dari Apindo maupun SPSI. Sebesar Rp 954 ribu. Artinya sama seperti KHL (Kebutuhan Hidup Layak) tahun ini, ” ujar Kabid Hubungan Ketenagakerjaan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Wonogiri, Setyo Susilo, Jumat (27/9).

Dengan begitu, ada kenaikan UMK di Wonogiri sebesar Rp 124.000 atau 14,94 persen. Sebelumnya UMK Wonogiri berada di tingkatan Rp. 830.000.

“Sebenarnya, tadi dari pihak Apindo, khususnya rumah sakit dan pengusaha transportasi mengatakan untuk memberikan UMK sebesar itu merupakan hal yang dirasa penuh perjuangan. Namun, intinya disepakati,” tandasnya.

Kepala Disnakertrans Wonogiri Sri Wiyoso menambahkan, dengan UMK sebelumnya sebesar Rp 830 ribu, Wonogiri menempati urutan 34 untuk kabupaten/kota se-Jateng. Diharapkan, posisi di tahun 2014 bisa terkatrol lebih baik.

Sementara Ketua SPSI Jayadi menyebut, tuntutan UMK sebesar seratus persen dari KHL telah diperjuangkan jauh hari sebelumnya. Saat peringatan Mayday tanggal 1 Mei, mereka juga menuntut hal yang sama.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge