0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pengusaha Bus Harus Rutin Cek Armadanya

(Ilustrasi foto) Sejumlah petugas memeriksa armada bus yang akan digunakan untuk mengangkut pemudik. (dok.timlo.net/rori)

Karanganyar — Kesadaran pengusaha bus di Karanganyar untuk melakukan uji kir selama ini sudah bagus. Namun diharapkan para pengusaha tidak hanya mengandalkan uji petik dari Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) saja. Sebab meski saat pengujian kondisi sebuah armada bus bagus dan laik uji, tetapi belum tentu dua tiga hari kemudian kondisinya masih sama saat diuji.

Hal itu dikemukakan Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Karanganyar Nunung Susanto ketika ditemui Timlo.net.

“Selama ini kesadaran para pengusaha sudah bagus dan mereka selalu rutin melakukan uji kir bagi armadanya tepat waktu,” jelas Nunung didampingi Kabid Perhubungan Joko Maryono.

Di Karanganyar, tercatat ada 149 armada bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP), Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP), termasuk bus pariwisata di dalamnya.Nunung menegaskan, tanggungjawab terbesar pemeliharaan kendaraan di tangan para pengusaha bus tersebut, sebab menyangkut kelaikan bagi armada mereka. Terlebih uji kir hanya dilaksanakan setiap enam bulan sekali, dan pasti ada yang berubah dalam enam bulan bagi sebuah bus. Dia memberikan contoh dengan rem misalnya, dua tiga hari setelah diuji bisa saja sudah berubah kondisinya, karena sudah digunakan saat operasonal.

Dia juga tegas mewanti-wanti kepada petugas yang bertanggungjawab melakukan pengujian, agar bekerja sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP), dan tidak main mata saat pengujian.

“Di lapangan atau di berbagai pertemuan saya sudah mewanti-wanti agar mereka tidak main mata. Tolong agar uji kendaraan sesuai SOP yang berlaku, karena ini menyangkut sebuah keamanan. Jangan sampai loloskan yang memang tidak laik, siapa pun yang punya armada yang diuji,” tegasnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge