0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Upaya Pemadaman Kebakaran Hutan Lawu Terkendala Sulitnya Medan

Jalur pendakian ke Gunung Lawu, di Cemoro Kandang (dok.timlo.net/gading rini)

Karanganyar — Tim gabungan yang terdiri dari petugas Perum Perhutani, sukarelawan BPBD Karanganyar, Anak Gunung Lawu (AGL), SAR Karanganyar tengah berupaya memadamkan si jago merah dengan mengisolasi lokasi kebakaran. Proses pemadaman terkendala medan yang berat lantaran lokasi kebakaran berada di tebing perbukitan. Satu titik api masih tampak di petak 63 F Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Nglerak, Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Kamis (26/9).

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar, Aji Pratama Heru K mengatakan upaya pemadaman masih terus dilakukan tim gabungan dengan mengisolasi kobaran api agar tidak meluas. Pembuatan parit kecil di sekeliling titik api terus dilakukan namun upaya tersebut terkendala sulitnya medan karena berada di tebing yang curam .

“Sekarang masih proses pemadaman, tim gabungan dibagi menjadi beberapa kelompok,” katanya kepada wartawan, Kamis (26/9).

Menurutnya, faktor pergerakan angin yang berubah-ubah setiap saat juga menjadi kendala tersendiri. Pergerakan angin gunung tak dapat ditebak sehingga menyulitkan tim gabungan saat melakukan pemadaman kebakaran. “Medannya cukup berat, butuh waktu sekitar 3-4 jam ke lokasi kebakaran. Pergerakan angin juga sulit ditebak,” jelasnya.

Sementara itu, Asisten Perhutani Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Lawu Utara, Arif Nurjati menuturkan, hanya terdapat satu titik api di lokasi kebakaran. Area petak 63 F RPH Nglerak seluas 251 hektare. Sementara luas hutan yang dilalap si jago merah sekitar 2-3 hektare.

“Kemarin petang sempat muncul kabut tebal sehingga titik api tak dapat dilihat. Sekarang masih proses pemadaman,” jelasnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge