0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Anies Baswedan: Jadi Tenaga Pendidik Jangan Demi Rupiah

Anies Baswedan. (Dok: Timlo.net/Ranu Ario)

Solo — Pemrakarsa Indonesia Mengajar Anies Baswedan menghimbau para mahasiswa FKIP UNS yang mengikuti Seminar Gerakan Masyarakat Mengajar untuk tidak menjadi tenaga pendidik hanya demi penghasilan semata.

“Seperti dikatakan oleh Pak Furqon (Prof Dr M Furqon Hidayatullah, Dekan FKIP UNS —Red), menjadi guru memang sesuatu yang populer sekarang karena rupiahnya besar. Tapi jangan menjadi guru atau pengajar karena semata-mata demi rupiah,” ujar Rektor Universitas Paramadina Jakarta tersebut saat mengisi Seminar “Gerakan Masyarakat Mengajar” di aula Gedung F FKIP UNS, Kampus Kentingan, Jebres, Solo, Kamis (26/9) siang.

Menurut Anies, bila orang menjadi guru atau pengajar hanya karena uang, begitu tugas mereka selesai maka para murid akan lupa terhadap didikan gurunya. Kehidupan para guru memang seharusnya sejahtera, tapi bila orang ingin menjadi tenaga pendidik mereka harus memiliki visi untuk menginspirasi. Inspirasi tersebut akhirnya akan mendorong generasi muda untuk berubah.

“Para relawan (Indonesia Mengajar) biasanya lebih bersemangat (dari tenaga pendidik) karena ingin mendorong perubahan terjadi,” ujar peserta Konvensi Calon Presiden Partai Demokrat tersebut.

Cucu pejuang nasional Abdul Rahman Baswedan tersebut  menyatakan bahwa Gerakan Indonesia Mengajar berawal dari pendapatnya  bahwa pendidikan adalah tanggung jawab bersama bukan hanya tanggung jawab tenaga pendidik saja.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge