0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Gorontalo Siap Adopsi Sistem Pengendalian Inflasi Solo

RESMIKAN BILLBOARD ELEKTRONIK-Walikota Solo, Hadi Rudyatmo, didampingi Sekretaris Tim Pengarah TPID Kota Solo, Doni P Joewono meresmikan papan informasi harga (billboard) elektronik yang dipasang di kompleks Pasar Gede, Jumat (21/12) ()

Solo — ┬áTim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Gorontalo siap mengadopsi sistem pengendalian inflasi Kota Solo. Terkait hal itu, tim inipun melakukan studi banding ke Kota Bengawan, Kamis (26/9).

Keberhasilan TPID setempat mengendalikan laju inflasi dua tahun lalu, menjadi motivasi tersendiri bagi TPID provinsi ke-32 di Indonesia itu untuk menempuh hal serupa. Salah satu sistem yang menurut Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Gorontalo, Suryono, nantinya akan diadopsi TPID adalah pemasangan billboard atau papan informasi harga secara elektronik di pasar tradisional.

“Kami bertukar pikiran apa-apa yang sudah dilakukan. Kami nanti akan mencontoh papan billboard, kemudian kami akan bikin by website,” katanya kepada wartawan, di sela-sela acara kunjungan TPID Gorontalo, di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Solo.

Keberhasilan TPID Kota Solo mengendalikan laju inflasi terlihat dari cukup rendahnya angka inflasi pada 2011 lalu sebesar 1,93 persen. Demikian pula pada 2012 yang mencatat inflasi 2,87 persen.

“Kami perlu belajar ke sini karena di Solo timnya luar biasa. Gorontalo sebenarnya potensinya besar cuma belum banyak memanfaatkan teknologi,” ungkap Suryono.

Sejauh ini, komoditas utama yang dominan menyumbang inflasi di Gorontalo, yakni bawang merah, cabai dan tomat. Suryono pun berharap dengan mengadopsi sistem pengendalian inflasi yang dilakukan TPID Kota Solo, pemerintah Provinsi Gorontalo bisa lebih optimal dalam mengendalikan harga. Dengan begitu laju inflasi bisa tetap terjaga.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge