0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tembok Roboh di Petoran, Pemilik Tembok Siap Tanggung Kerugian Korban

Warga berkerumun menyaksikan reruntuhan tembok di Petoran. (Dok.Timlo.net/ Heru Murdhani)

Solo – Pemilik tembok Griya Bengawan Asri yang roboh di RT 03 RW VII, Petoran, Jebres menyatakan siap menanggung kerugian warga yang menjadi korban akibat robohnya tembok. Hal itu merupakan hasil pertemuan perwakilan korban dengan pihak pemilik tembok yang digelar, Kamis (26/9) pagi.

Pantauan Timlo.net di lokasi kejadian, pertemuan yang diadakan di salah satu rumah warga yang tertimpa tembok itu dihadiri Wakil Ketua DPRD M Rodhi, Kapolsek Jebres AKP Edison Pandjaitan, Camat Jebres Sri Wirasti, Lurah Jebres Ari Dwiatmoko, perwakilan RW, pihak pemilik tembok dan juga perwakilan warga yang menjadi korban.

Dalam pertemuan itu, pemilik tembok menyatakan siap memberikan kompensasi biaya kerusakan rumah dan juga biaya pengobatan korban. Selain itu, pemilik tembok juga siap menanggung kebutuhan hidup dua korban yang berstatus sebagai tulang punggung keluarga. Pernyataan kesanggupan pemilik tembok itu dituangkan dalam bentuk perjanjian (MoU) antara warga dengan pemilik tembok dalam pertemuan tersebut.

“Kami siap menanggung biaya pengobatan korban. Itu menjadi tanggung jawab kami. Rumah yang rusak juga akan kami perbaiki,” kata Arif, juru bicara pemilik tembok.

Sementara, Wakil Ketua DPRD M Rodhi mengatakan runtuhnya tembok setinggi 3 meter dan panjang 40 meter itu sepenuhnya menjadi tanggung jawab pemilik tembok. “Meskipun ini musibah, tanggung jawab ada di pemilik tembok. Logikanya kan ini seperti bus yang nabrak orang. Pemilik bus-nya yang harus tanggung jawab,” jelasnya.

Lebih jauh, tanggung jawab pemilik tembok diantaranya menyangkut perbaikan rumah, penyelesaian pengobatan korban di rumah sakit, dan juga korban sakit yang menjadi tulang punggung keluarga harus menjadi perhatian khusus. Dengan itu, korban tidak merasa dibiarkan.

Rodhi menambahkan, tembok yang belum roboh namun posisinya miring juga harus menjadi perhatian pemilik tembok. “Keselamatan warga harus jadi prioritas. Kalau ada tembok retak ya harus segera diperbaiki. Agar kejadian seperti ini tidak terulang,” pungkas dia.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge