0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kebijakan SBY Dinilai Gelisahkan Investor

Timlo.net — Kondisi perekonomian Indonesia diperkirakan masih memburuk hingga 2014. Kebijakan yang diambil Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan jajaran kabinet Indonesia Bersatu saat ini dinilai menimbulkan kegelisahan bagi investor.

Wakil Ketua Komisi XI DPR Harry Azhar Azis mengatakan, walaupun Amerika menunda penghentian stimulus, langkah itu tidak serta merta membuat investor balik ke Indonesia. Alasannya, investor masih tidak percaya dengan pasar Indonesia.

“Kalau pemerintah tidak bisa meyakinkan, pasar akan begini terus. Pasar butuh kepastian, ketegasan pemerintah diperlukan,” kata Harry di Wisma Kodel, Jakarta, Rabu (25/9).

Salah satu kebijakan yang dinilai tidak tegas adalah implementasi pencatatan devisa hasil ekspor. Dalam implementasinya, BI hanya mencatat tanpa bisa memaksa devisa hasil ekspor disimpan di dalam negeri.

“Harusnya hasil bumi Indonesia yang diekspor, dana hasil ekspor masuk sistem perbankan di sini,” tegasnya.

Selain itu, dalam kontrak karya pertambangan juga tidak pernah disinggung bahwa devisa hasil ekspor harus disimpan di dalam negeri. “Kebijakan itu dalam kontrak tidak ada. Ini sampai pemerintahan SBY berakhir, atau sampai pemerintah seperti ini negara kita berkali-kali jatuh ketimpa tangga,” tutupnya.

sumber : merdeka.com



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge