0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Kera Merapi Ngamuk, Serang Lahan Pertanian 6 Desa di Musuk

Serangan kera Gunung merapi mengganas di lahan pertanian warga Musuk, Boyolali (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Petani enam desa di Kecamatan Musuk, Boyolali diresahkan dengan semakin mengganasnya serangan hama kera dari Gunung Merapi. Hama kera ini menyerang lahan pertanian dan mengabiskan tanaman, seperti jagung, ketela pohon dan umbi-umbian milik warga sepanjang sisi sungai di Desa Jemowo, Sangup, Mriyan, Dragan, Lanjaran dan Sruni. Kondisi ini membuat para petani merugi.

Jumlah kera yang mencapai ratusan ekor, membuat petani susah memberantasnya. Selain karena takut, petani biasanya hanya menggunakan cara modern untuk mengusirnya dengan cara menghalau. Selain itu, juga memasang jaring disepanjang lahan pertanian. Namun upaya ini tidak membuahkan hasil, bahkan serangan kera semakin merajalela.

Menurut Kades Jemowo, Untung Widada, serangan kera semakin mengganas selama musim kemarau ini. Kondisi ini diduga, kera mengalami kesulitan mencari makan di Puncak Merapi. Ironisnya, selain memakan tanaman di ladang, kawanan kera ini juga memakan pucuk-pucuk tanaman daun dan buah seperti alpukat.

“Petani kebanyakan membiarkan saja, tidak ada yang berani menembak, biasanya hanya ditakut-takuti saja, tapi sebentar kemudian kembali lagi dengan kawanan lebih banyak lagi,” ungkap Kades Untung, Rabu (25/9).

Selain di wilayah Musuk, serangan hama kera juga dirasakan petani sayuran di wilayah Selo. Menurut Suharno (50) warga Klakah mengatakan banyaknya kawanan kera yang datang dan menyerbu kebun sayuran warga, dalam sehari bisa mencapai ratusan kera. Tanaman kentang, wortel, kubis, tomat dan loncang menjadi sasaran makanan kawanan kera.

“Satu patok tanaman wortel kalau tidak dijaga, tidak sampai satu jam bakal habis,” katanya.

Selain Klakah Ngisor, ratusan kera itu juga menjarah tanaman pertanian yang berbatasan dengan hutan Merapi seperti Desa Jrakah dan Tlogolele.

Warga berharap aparat terkait bisa mengatasi serangan kera yang kian meresahkan. Karena akhir-akhir ini serangan kera ke lahan pertanian milik warga kian meningkat dan dikhawatirkan hasil tanaman sayuran warga akan habis sebelum waktunya dipanen.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge