0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kondisi Pasir Kaliworo Menipis, Penambang Pasir Mulai Pindah ke Kali Gendol

(Ilustrasi) penambang pasir (Dok.Timlo.net/ Rori)

Klaten — Kondisi pasir di alur Kali Woro di wilayah Kemalang, Klaten saat ini mulai habis, setelah ditambang ratusan penambang pasir setiap harinya. Kondisi alur Kaliworo kini tinggal bebatuannya, sehingga sebagian penambang pasir banyak yang memilih beralih ke Kali Gendol di wilayah Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Diman (45), salah satu penambang pasir asal Desa Kendalsari, Kecamatan Kemalang mengungkapkan para penambang pasir di alur Kali Woro mulai berkurang, karena mereka mulai pindah Kali Gendol demi mendapatkan pasir yang lebih banyak.

“Agar bisa mendapatkan pasir yang lebih banyak, banyak penambang yang terpaksa pindah ke Kali Gendol, karena pasir di Kali Woro sudah habis tinggal bebatuannya saja,” ungkap Diman kepada Timlo.net, Selasa (24/9).

Hal yang sama diungkapkan penambang lainnya Suparno (40). Sejak menjadi penambang pasir manual di alur Kali Woro 3 tahun lalu, saat ini penambang mulai kelimpungan.

“Persediaan pasir semakin hari semakin menipis. Apalagi hujan sudah tidak terjadi lagi sehingga harapan warga untuk mendapatkan pasir dari aliran lahar dingin sudah tidak ada,” ujar Suparno.

Suparno menambahkan untuk bisa mencari pasir, saat ini penambang harus menggali lebih dalam dan baru mendapatkan pasir. Setiap kelompok yang berjumlah lima sampai enam orang, kadang perlu waktu berpekan-pekan untuk bisa mengumpulkan satu truk pasir. Padahal harga jual pasir hanya Rp 180.000/ truk.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge