0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Nasib Diskualifikasi PSSI, Persis LPIS Harap-harap Cemas

Skuad Persis Solo LPIS selesai latihan. (Dok.Timlo.net/ Aryo Yusri Atmaja)

Solo — Manajemen Persis Solo Liga Prima Indonesia Sportindo masih harap-harap cemas, terkait nasib “diskualifikasi” yang dikeluarkan Komdis PSSI pekan lalu. Persis diklaim sepihak oleh Komdis PSSI yang diketuai Hinca Panjaitan, yakni didiskualifikasi dari kompetisi Divisi Utama LPIS karena kalah walk out (WO) sebanyak dua kali.

Persis sendiri masih ngotot bahwa apa yang diputuskan Komdis PSSI tidak bersyarat. Bahkan manajemen Persis telah mangajukan surat pembelaan yang berisi bahwa Persis kalah secara WO hanya sekali, dan bukan dua kali seperti yang dituduhkan PSSI. Dalam pembelaannya, Persis hanya kalah WO sekali yakni saat melawan Persifa Fak-fak. Sementara versi PSSI, Persis juga menelan kekalahan WO dari Persemalra.

Menurut rencana, Rabu (25/9) Komdis kembali menggelar sidang untuk memastikan nasib Persis secara final. Manajemen Persis pun berharap agar status diskualifikasi Persis dapat dicabut. “Terus terang kami berharap dan cemas, menunggu permohonan banding dapat disetujui Komdis besok,” kata Manajer Persis LPIS, Joni Sofyan Erwandi.

Kendati demikian, permohonan Persis Solo soal diskualifikasi tampaknya bakal sia-sia. Pasalnya berulangkali perwakilan dari PSSI getot mempertahankan keputusan Komdis bahwa Persis sudah bukan lagi peserta Divisi Utama LPIS. Seperti ucapan Sekjen PSSI Joko Driyono beberapa waktu lalu yang menetapkan sanksi untuk Persis yakni diskualifikasi tak bisa diganggu gugat.

“Yang jelas kami sudah menyampaikan data pembanding bahwa kami baru satu kali walk out, bukan dua seperti yang dituduhkan komdis,” pungkas Joni.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge