0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Solo Mesti Berbenah Soal Kebersihan Toilet

Solo — Di tengah penyelengaraan World Toilet Summit di Solo, kritikan kebersihan toilet di instansi pemerintahan dan fasilitas umum disorot kalangan DPRD Solo. Penyelenggaraan ini harus membuat Solo berbenah terkait kebersihan toilet.

Wakil Ketua DPRD Solo, M Rodhi mengatakan kebersihan toilet menunjukkan karakter orang-orang di sekitarnya. “Toilet itu menunjukkan siapa kita. Kalau kamar mandi kita jorok ya berarti kita orang yang jorok,” katanya kepada wartawan, Selasa (24/9) di ruang kerjanya.

Terkait masih banyaknya toilet di instansi pemerintahan dan fasilitas umum yang masih belum bersih, Rodhi meminta petugas kebersihan menjalankan tugasnya dengan benar. “Kalau cleaning service membersihkan dengan baik. Pengguna juga akan risih jika meninggalkan kotoran,” jelasnya.

Kondisi toilet di instansi pemerintahan yang belum bersih itu, lanjutnya, tidak boleh berlangsung terus-menerus. Pasalnya, Solo merupakan tuan rumah World Toilet Summit.

Event itu harus membuat Solo berbenah, khususnya toilet di perkantoran dan toilet umum. Jangan hanya mengarahnya ke retribusi toilet,” urainya.

Sementara, Ketua DPRD Solo, YF Sukasno, mengusulkan agar pengelolaan toilet di Solo diserahkan ke pihak ketiga. “Mengenai besaran anggarannya, nanti bisa dikerjakan besarannya dengan instansi terkait. Jika dikerjakan dengan pihak ketika, maka ke depan bisa menjadi lebih baik. Ini artinya bisa direhabilitasi total khususnya yang berada di pasar tradisional,” kata dia.

Selain itu, tambahnya, pengelolaan toilet juga dapat dilakukan dengan model saptiteng communal seperti yang sudah ada di Sangkrah.”Jadi, warga kota tidak harus punya fasilitas toilet sendiri, tetapi bisa dibangun bersama menjadi MCK maupun saptiteng communal,” jelasnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge