0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pelaku Mutilasi, Dikenal Pendiam dan Pintar Ngaji

Eko Sunarno alias Ahmad Syaifudin Yuhri, pelaku mutilasi. (dok.timlo.net/agung)

Sragen –Siapa sangka, Eko Sunarno alias Ahmad Syaifudin Yuhri (32), bakal tega menghabisi nyawa Siska Tri Wijayanti (23) dengan cara yang keji di luar batas kemanusiaan? Perbuatan itu berbanding terbalik dengan apa yang sering digembar-gemborkan Eko selama ini.

Aktivitas Eko akhir-akhir ini mengaku juga sebagai Koordinator sebuah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Satuan Tugas (Satgas) Penegak HAM. Dari penelusuran Timlo.net, Senin (23/9), di depan rumah Eko di Kampung Bangak, RT 2, Kelurahan Sine, Kecamatan Sragen, terpampang sebuah papan nama terbuat dari seng bertuliskan Satgas Penegak HAM. Sebuah LSM yang bidang HAM di bawah pimpinan Eko. Rumah tersebut dalam keadaan sepi, pagar dan pintu rumah dalam keadaan tertutup. Namun, di belakang rumah sebelah selatan terlihat ada dua wanita yang berumur sekitar 60-an tahun sedang duduk termenung.

Dalam kesehariannya, warga setempat mengenal sosok Eko sebagai pribadi yang santun dan pendiam. Dia juga kerap mengajar ngaji anak-anak dan merupakan salah satu takmir masjid setempat. Tidak heran ketika mendengar kabar Eko membunuh dengan cara mutilasi, warga bagaikan mendengar petir di siang hari. Mereka menilai Eko adalah warga yang baik dan termasuk salah satu tokoh masyarakat.

Seperti dituturkan Sukarni (46), pemilik warung yang tinggal di sebelah rumah Eko, dia mengaku kaget sekaligus tidak percaya jika tetangganya tersebut melakukan pembunuhan dengan cara sadis. Menurutnya Eko adalah orang baik, pendiam dan sering mengajar ngaji di masjid. Bahkan tidak jarang Eko memberikan ceramah saat acara halal bi halal di kampungnya.

“Eko itu orangnya baik. Rajin sholat dan sering mengajari ngaji anak-anak di sini. Kadang-kadang ia juga ceramah. Dia dulu katanya pernah belajar di pondok pesantren. Makanya saya kaget waktu mendengar Eko membunuh wanita,” kata Sukarni.

Hal senada dikatakan Mbah Min (76) yang juga tetangga Eko. Menurut Mbah Min Eko juga sering tampil bila ada acara RT. Namun, baik Mbah Min ataupun Sukarni tidak mengetahui kalau Eko sering melakukan ritual tertentu. Yang mereka tahu kegiatan Eko terakhir adalah LSM bidang HAM.

“Dia itu dikenalnya jadi petugas HAM. Saya memang tidak tahu kelakuan Eko di luar bagaimana. Soalnya banyak juga orang pendiam, pandai agama tapi ternyata dia itu teroris. Tapi saya tetap kaget Eko melakukan itu (membunuh–Red),” ujar Mbah Min.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge