0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Balai Desa Diterjang Lesus, Pendemo Berhamburan

Warga Jatisrono, Wonogiri berdiri di bawah atap balai desa setempat yang pecah akibat tersapu lesus (dok.timlo.net/aris arianto)

Wonogiri — Saat berlangsungnya demo menolak keberadaan kandang babi, di Balai Desa Jatisrono, Kecamatan Jatisrono, Wonogiri, Selasa (24/9) terjadi angin puting beliung atau lesus. Akibatnya, beberapa asbes atap balai desa yang menjadi lokasi demo pecah berhamburan.

Lesus hanya melanda di lokasi demo, dan tidak menerjang bangunan dan rumah warga sekitarnya. Lesus tersebut berlangsung cukup singkat, sekitar 15 detik.

Kendati demikian, lesus membuat para pendemo maupun pihak peternak dan pemerintah desa serta muspika Jatisrono, berlarian keluar dari balai desa. Beberapa malah berlari kencang menjauh dan berlindung di rumah warga.

“Ini menjadi hal yang menarik, Mas. Ketika kita lagi panas-panasnya berdemo, ternyata ada lesus datang. Kami anggap alam sedang marah, ikut menolak keberadaan ternak babi yang mencemari lingkungan,” ujar koordinator aksi demo, Jarot.

Kapolsek Jatisrono AKP Suwono menerangkan, lesus berkekuatan kecil. Sehingga tidak sempat menimbulkan kerusakan berarti. “Setelah angin kencang berlalu, acara kami lanjutkan kembali, ” terang Suwono.

 

Caption : Warga Jatisrono berdiri di bawah atap balai desa setempat yang pecah akibat tersapu lesus.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge