0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tiap KK Dapat Ganti Rugi Rp 20,5 Juta

Puluhan Hunian Liar di Rusunawa Kerkov akan Direlokasi

Ketua DPRD Solo YF Sukasno melakukan Sidak ke Rusunawa Kerkov, Jebres (dok.timlo.net/daryono)

Solo — Puluhan hunian liar di kawasan kompleks rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) Kerkov, rt 4/VII, Purwodiningratan, Jebres, Solo akan direlokasi. Pemkot menyiapkan anggaran sebesar Rp 800 juta dariAPBD Perubahan tahun ini sebagai dana ganti rugi.

Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo mengungkapkan, relokasi dilakukan karena di atas hunian liar tersebut akan digunakan sebagai pengembangan ekonomi kreatif bagi warga Rusunawa Kerkov. “Akan diperuntukkan bagi warga Rusunawa. Bisa didirikan bengkel dan sebagainya. Makanya mereka (warga hunian liar) akan direlokasi,” katanya kepada wartawan, Selasa (24/9).

Di kawasan itu, berdiri rumah-rumah berukuran kecil dengan jumlah mencapai 50 hunian liar. Namun dalam relokasi ini pemkot baru menyasar pada 36 hunian saja.

Tiap kepala keluarga (KK) akan mendapatkan dana ganti rugi sebesar Rp 20,5 juta. Anggaran itu terdiri dari Rp 12 juta sebagai ganti rugi lahan dan Rp 8,5 juta sebagai ganti rugi bangunan.

Menurutnya, rencana relokasi bagi hunian liar itu sudah direncanakan sejak beberapa tahun lalu. Namun karena alokasi anggaran baru terpasang pada APBD Perubahan, maka pelaksanaan relokasi baru bisa terealisasi pada akhir tahun ini.

Pemkot sendiri rencananya melakukan sosialisasi pada Rabu (25/9) besok. Warga akan dikumpulkan untuk mendapatkan arahan dari pemkot terkait rencana relokasi tersebut.

Sementara, Camat Jebres Sri Wirastri menjelaskan, selama ini terjadi tarik ulur antara warga dengan pemkot. Tarik ulur berkaitan dengan adanya dua opsi yang ditawarkan. Dari beberapa kali pertemuan dengan warga, belum ada kesepakatan dari dua belah pihak.

“Sebenarnya ada 2 opsi yang diberikan. Warga direlokasi atau ditempatkan dalam Rusunawa,” ungkapnya.

Masing-masing opsi memiliki konsekuensi. Jika masyarakat ingin dipindah ke Rusunawa, diberi kompensasi berupa pembebasan biaya sewa selama beberapa bulan. Namun jika opsi relokasi yang dipilih, warga hunian liar akan mendapat ganti rugi sesuai ketentuan.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge