0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Limbahnya Bikin Gangguan Pernapasan

Didemo Warga, Peternakan Babi Jatisrono Segera Ditutup

Warga Desa Jatisrono berdemo menuntut penutupan peternakan babi (dok.timlo.net/aris arianto)

Wonogiri — Puluhan warga Desa Jatisrono Kecamatan Jatisrono, Wonogiri menggeruduk kantor balai desa setempat, Selasa (24/9). Mereka mempersoalkan keberadaan kandang babi yang dianggap membuat pencemaran lingkungan. Sebagian lagi menginginkan kandang segera ditutup.

Warga datang dengan membawa tulisan di kertas berukuran besar. Di antaranya berbunyi “Babimu Deritaku, Kau Siksa Aku Dengan Babimu, Wis Ra Betah Ambune Babi,”.

Salah satu warga, Edi (33), penduduk Dusun Jatinom yang berada di sekitar peternakan menegaskan, dirinya menginginkan peternakan segera ditutup. Pasalnya, menimbulkan pencemaran terhadap lingkungan. Tak hanya bau, kotoran dan bangkai juga membuat lingkungan menjadi kotor.

“Baunya sangat menyengat. Terus tinja dan bangkai babinya sering dibuang di sungai. Saya ingin peternakannya ditutup,”  tandas dirinya.

Warga lainnya Ani (34) mengatakan salah satu anaknya, Anggun (1,5) malah didiognasa oleh rumah sakit mengalami gangguan pernafasan. Menurutnya, pihak rumah sakit menyebut gangguan tersebut lantaran terkena dampak dari bau menyegat.

“Saya juga minta supaya ditutup. Ataupun kalau terpaksa tidak bisa ditutup, ya tolong dikelola secara baik limbahnya itu,” pintanya.

Sementara itu, Sekretaris Desa (Sekdes) Jatisrono, Sugiyatmo menambahkan, di desanya ada 8 peternak. Rata-rata peternak memelihara 600-700 ekor babi. Keseluruhan kandang berada di Dusun Jatinom dan Mirahan.

“Peternakan babi sudah berdiri sekitar 20-an tahun. Selain merugikan manusia, limbah babi juga membuat tanaman padi tidak bisa berproduksi maksimal. Air irigasi yang tercemar limbah, merusak tanaman padi,” kata Sugiyatmo.

Demo akhirnya berakhir secara tertib. Antara warga dengan peternak babi tercapai kesepakatan. Peternakan akan ditutup dalam waktu 6 bulan ke depan. Hal ini untuk memberikan kesempatan peternak merampungkan kegiatan usahanya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge