0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Mau Dicanangkan Sebagai Kota Inklusi

Tiga Kecamatan di Solo Belum Siap Data ABK

Kantor Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Solo (dok.timlo.net/marhaendra)

Solo —  Kendati Kota Solo bakal dicanangkan sebagai Kota Inklusi pada tanggal 28 September 2013 mendatang, namun hingga saat ini baru dua kecamatan yakni Kecamatan Laweyan dan Pasar Kliwon yang telah siap data Anak Berkebutuhan Khusus (ABK). Tiga kecamatan lainnya seperti Banjarsari, Jebres dan Serengan belum lengkap.

“Data ABK yang lengkap baru Laweyan dan Pasar Kliwon. Serengan kira-kira masih ada dua kelurahan yang belum lengkap, Jebres tiga kelurahan, Banjarsari tiga kelurahan. Kita berharap pendataan segera selesai,” ungkap Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Solo, Wahyono kepada wartawan, di Solo, Senin (23/9).

Menurut Wahyono, data ABK yang harus dilengkapi meliputi usia, ABK yang sudah sekolah, dan ABK yang belum sekolah. Sedangkan pendataan ABK meliputi jenis kebutuhan khusus yakni tunanetra, tunarungu, tunawicara, tunagrahita, tunalaras, tunadaksa, berkesulitan belajar, lamban belajar, autis, gangguan motorik, korban obat terlarang, tunaganda dan kelainan lainnya.

“Bila kemudian ditemukan ada ABK yang belum sekolah maka harus disertai alasan mengapa anak tersebut belum mengakses pendidikan,” jelasnya.

Selain dari kelurahan dan kecamatan, Wahyono mengatakan bahwa Dinas Dikpora kota Solo juga meminta data ABK dari sekolah-sekolah inklusi dan sekolah luar biasa (SLB). Data tersebut untuk mengkroscek data ABK dari pendataan di tiap kelurahan. Sehingga nantinya akan terlihat pasti berapa jumlah ABK yang telah mengakses pendidikan dan yang belum mengakses pendidikan.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge