0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Walikota Solo Tolak Mobil Murah, Ini Tanggapan Kalangan DPRD

Solo — Penolakan Walikota Solo, Hadi Rudyatmo atas kebijakan mobil murah pemerintah pusat mendapat tanggapan beragam dari kalangan legislatif.

Wakil Ketua DPRD Solo, Supriyanto mengungkapkan sikap walikota yang menolak kebijakan mobil murah merupakan sikap yang berlebihan. Menurutnya, kebijakan mobil murah yang diluncurkan seharusnya menjadi tantangan upaya penataan manajemen lalu lintas di Kota Bengawan.

“Dampak mobil murah itu kan tidak besar. Harusnya menjadi tantangan. Jangan karena faktor politis kemudian melakukan penolakan,” kata Supriyanto kepada wartawan, Senin (23/9).

Ditambahkannya, daripada memunculkan sikap penolakan, lebih baik Walikota fokus dalam upaya penataan manajemen lalu lintas di Solo. Kebijakan mobil murah, lanjutnya, merupakan tantangan kedepan yang mau tidak mau harus dihadapi.

Sementara, Ketua DPRD YF Sukasno mengatakan daripada meluncurkan kebijakan mobil murah, lebih baik pemerintah pusat mensuport mobil Esemka yang merupakan karya anak bangsa.

“Masak saya mau pakai Esemka saja tidak bisa karena berbagai aturan. Terus kapan kita mau pakai produk sendiri. Esemka kan hanya dipersoalan administrasi,” jelasnya.

Lebih jauh, Sukasno menyampaikan kebijakan mobil murah tidaklah menjadi kebijakan yang sangat dibutuhkan oleh semua lapisan masyarakat. Pemerintah seharusnya lebih memberikan kebijakan kedelai murah, bawang murah yang betul-betul menjadi kebutuhan masyarakat.

Di sisi lain, tambahnya, kebijakan mobil murah dipastikan akan membuat Solo tambah macet. “Kalau mobil murah itu dijual bebas kan masyarakat akan banyak yang membeli. Kalau seperti itu, upaya kita mewujudkan transportasi masal tidak akan terwujudn,” pungkasnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge