0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Plt Sekda Wonogiri: Meraih Predikat WTP Itu Berat

Diklat Teknis Manajemen Aset/Barang Daerah di Pendopo Rumah Dinas Bupati Wonogiri, Senin (23/9). (dok.timlo.net/aris arianto)

Wonogiri — Pelaksana tugas (Plt) Sekda Wonogiri, Suharno menyebut, predikat WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) atas penyelenggaraan tatakelola keuangan Pemkab Wonogiri merupakan hal berat. Hal ini didasari pada penghitungan aset atau barang yang dimiliki Pemkab Wonogiri belum sesuai dengan harapan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

“Berat untuk meraih predikat WTP. Penghitungan aset dan barang belum sesuai harapan BPK. Ditambah lagi dengan adanya reformasi bidang pengelolaan aset, ini menuntut para pimpinan SKPD dan perangkat struktur pengelola aset harus segera merubah mindset dan pola kerja konvensional menuju paradigma kerja yang modern, cerdas, efisien dan akuntabel,” ujar Suharno saat membuka Diklat Teknis Manajemen Aset/Barang Daerah di Pendopo Rumah Dinas Bupati Wonogiri, Senin (23/9).

Sadar akan itu, Suharno mengatakan, perlu upaya tanggap untuk mengatasinya. Hal inilah yang mendasari diadakannya diklat tersebut. Dimana dari diklat diharapkan bisa meningkatkan pengetahuan, keahlian dan ketrampilan peserta agar mampu menjalankan tugas dan fungsinya dalam rangka tertib administrasi di bidang pengelolaan aset daerah.

“Diklat ini sangat penting dan mendesak, karena keberhasilan pengelolaan aset berarti pintu masuk meraih predikat WTP,” tandasnya.

Di lokasi yang sama, Kabid Diklat Teknis Badan Diklat Propinsi Jateng, Budi Santoso menerangkan, selama ini terjadi banyak keteledoran pengelolaan fisik dan administrasi aset-aset milik negara di sejumlah daerah. Akibat keteledoran ini, ada pihak lain yang malah memanfaatkannya.

“Misalnya penyerobotan tanah milik daerah. Ini perlu diwaspadai dan tentu saja perlu segera dilakukan pengelolaan aset secara profesional, sebab aset adalah sumber pendapatan daerah,” tukas Budi.

 



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge