0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

ISL 2013

Tri Goestoro: PBR Tak Sepantasnya Masuk Play-off

Indonesia Super League (ISL) (Dok.merdeka.com)

Solo — Kembali bertahannya Pelita Bandung Raya (PBR) di arena Indonesia Super League (ISL) disyukuri oleh sang pemilik klub Tri Goestoro. PBR berhasil bertahan di ISL usai mengalahkan Persikabo Kabupaten Bogor 2-1 dalam laga play-off di Stadion Manahan, Minggu (22/9) kemarin.

“Kami pantas bersyukur masih diberi kesempatan lagi bisa bertahan di ISL. Ternyata Persikabo jadi lawan yang cukup berat apalagi di babak kedua,” kata Tri Goestoro, usai pertandingan.

Mantan Sekretaris Jenderal PSSI ini juga mengaku, tim sekelas PBR tak seharusnya melewati babak play-off untuk bisa bertahan di ISL. Banyaknya pemain berpengalaman dan berstatus bintang justru membuat PBR harus terperosok di ambang degradasi.

“Akan kami evaluasi total kenapa PBR tampil inkonsisten musim ini. Seharusnya PBR tidak seperti ini prestasinya, apalagi di dalam tim berisi pemain-pemain berpengalaman,” pungkasnya.

Smentara sang pelatih PBR, Darko Janackovic mengaku timnya cukup kesulitan meladeni Persikabo. Terutama di paruh kedua, dimana Persikabo nyaris mengurung pertahanan PBR. “Kami justru tampil buruk di babak kedua. Saya juga bingung, mengapa setiap pertandingan, PBR selalu kecolongan. Terlepas itu, anak-anak kelelahan karena jadwal pertandingan yang kami hadapi sangat berdekatan,” katanya.

Terpisah, pelatih Persikabo, Deny Syamsudin mengatakan, timnya memperlihatkan permainan terbaik saat melawan PBR, selama babak empat besar dan play-off di Solo. “Babak kedua kita bermain bagus. Artinya bisa menahan permainan tim sekelas PBR. Hari ini permainan terbaik bagi Persibo selama di Solo,” ungkapnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge