0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Polisi Kantongi Pelaku Pendodosan Mobil di Boyolali

Mobil Dibobol Maling. (Dok.Timlo.net/ Nanin)

Boyolali — Polres Boyolali memiliki PR besar untuk mengungkap aksi kriminal penbobolan mobil yang parkir. Pasalnya selama sepekan kasus pendodosan mobil dengan modus memecah kaca telah terjadi empat kali di wilayah Kota.

Diakui Kapolres Boyolali, AKBP Budi Haryanto, kasus pembobolan mobil mengalami peningkatan di wilayah hukumnya. Untuk saat ini, pihaknya telah mencurigai lima pelaku yang terlibat dalam kasus kriminal itu. Satu di antaranya adalah warga Boyolali, sementara sisanya warga luar Boyolali.

“Sudah kita kantongi, satu yang kita curigai adalah warga Boyolali, kemungkinan dia bertindak sebagai penunjuk lokasi,” ungkap Kapolres, Minggu (22/9).

Meski sudah dicurigai sebagai pelaku, pihaknya masih mencari barang bukti untuk menyeret pelaku ke jalur hukum. Di sisi lain, pihaknya meminta agar masyarakat tidak terlalu jauh memarkir mobilnya dan dihimbau untuk tidak meninggalkan barang berharga di mobil. Pelaku sendiri dimungkinkan masih berada di wilayah Boyolali.

Kasus pencurian dengan modus memecahkan kaca marak selama seminggu terakhir. Sedikitnya sudah terjadi empat kali kejadian pencurian dengan total kerugian ratusan juta rupiah. Kejadian pertama yakni di halaman depan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora), Kamis (12/9). Mobil milik Agus DS, Kasek SMPN 3 Teras, dibobol maling, sebuah laptop dan tas berisi uang Rp 10 juta berhasil dibawa kabur.

Selang beberapa hari kemudian, Senin (16/9) sore, pencurian dengan modus yang sama terjadi pada waktu yang hampir bersamaan di Jalan Merapi dan Merbabu. Pelaku memecah kaca mobil milik Riza Kurniawan, warga Pekalongan yang diparkir di Jalan Merapi, dan mengambil dua buah laptop dan uang senilai Rp 10 juta. Selang lima menit kemudian, pelaku juga menyasar mobil milik Endang Srikanti Handayani, calon legislatif (Caleg) DPR-RI dari Golkar Daerah Pemilihan (Dapil) V. Pelaku membawa kabur uang Rp 20 juta, uang senilai 5.500 dolar Amerika, 500 Euro, 5000 dolar Hongkong, atau total jika dirupiahkan senilai Rp 120 juta.

Belum lagi ketiganya terungkap, pelaku kembali beraksi membobol mobil boks yang dikemudikan Oktavianus Santoso Purnomo (29), Jumat (20/9) petang. Kejadian tepatnya di depan bengkel tambal ban Sinar Maju Jalan Pandanaran Boyolali Kota. Kawanan pencuri membwa kabur voucher belanja, bilyet, serta uang tunai Rp 6,4 juta.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge