0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Miliki Senjata dan Amunisi, Warga Semarang Ditangkap Polisi

Ilustrasi (Dok.Timlo.net/ red)

Sragen — Gara-gara membeli dan memiliki amunisi dan senjata air softgun, Fauzan (43), warga Bukit Jati Sari RT 12, Jati Sari, Kecamatan Mijen, Semarang ditangkap petugas kepolisian Polres Sragen.

Fauzan dilaporkan ke polisi oleh Zainul Arifin (28), warga Krikilan Masaran dan Enggrit Yulianto (33), warga Bendo Sukodono.

Informasi dari Polres Sragen menyebutkan, Fauzan dilaporkan ke polisi setelah menitipkan barang yang dibungkus dalam plastik hitam kepada kedua temannya tersebut. Mereka kawatir karena setelah dibuka ternyata bungkusan tersebut berisi 6 amunisi aktif kaliber 38 diduga jenis Pindad dan senjata air softgun.

Mereka tidak mau berisiko dan dituduh memiliki barang-barang tersebut. Apalagi situasi sekarang yang kerap terjadinya aksi terorisme. Untuk itu mereka terpaksa melaporkan Fauzan ke Polres Sragen dan menyerahkan barang tersebut untuk mengantisipasi sesuatu yang tidak diinginkan.

Kasubag Humas Polres Sragen, AKP Sri Wahyuni, mewakili Kapolres Sragen, AKBP Dhani Hernando, Sabtu (21/9) membenarkan adanya laporan dan penyerahan amunisi dan senjata air softgun tersebut ke Polres Sragen. Menurut Sri, dari pengakuan terlapor sendiri, dia membeli barang-barang tersebut untuk tujuan pamer. Namun, pihaknya masih menyelidiki dari mana barang-barang tersebut diperolehnya.

“Pengakuan terlapor, dia membeli amunisi dan air softgun itu untuk pamer. Tetapi dia belum mengaku beli dari siapa dan berapa harga,” kata AKP Sri Wahyuni.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge