0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Obati Diabetes Tidak Hanya Turunkan Gula Darah

Solo — Dokter spesialis penyakit dalam RS PKU Muhammadiyah Surakarta, dr. Arifin, Sp.PD menyatakan bahwa mengobati diabetes sebenarnya tidak hanya sekedar menurunkan gula darah, tetapi bagaimana mengendalikan kadar gula darah dan menghilangkan atau mengurangi faktor risiko.

“Komplikasi tetap bisa timbul walaupun gula darah sudah stabil bila faktor risiko lain tidak diatasi,” jelas dr. Arifin saat berbicara pada acara silaturahmi dan bincang-bincang kesehatan dengan klub Diabetes Mellitus di Aula RS PKU Muhammadiyah Solo, Minggu (22/9).

Menurut Arifin, ada dua factor resiko yakni ada yang bisa diobati dan yang tidak bisa diobati. Faktor risiko yang bisa diobati adalah tekanan darah tinggi, kadar lemak darah tinggi dan kegemukan. Sedang yang tidak bisa diobati adalah jenis kelamin, keturunan dan umur.

Selain itu, menurut Arifin, yang tidak kalah pentingnya yang perlu diperhatikan bagi penderita diabetes adalah faktor kejiwaan. Sebab selama ini banyak kasus diabetes hanya dilihat sebatas pada segi fisik.

“Orang yang terkena diabetes pada awalnya menolak dan menyangkal. Lalu menerima dengan marah, takut, frustasi dan akhirnya depresi,” ujarnya.

Untuk mengatasi faktor kejiwaan, kata Arifin, antara lain dengan bangun pagi dan segera mandi, kemudian sering-sering menghubungi teman dan jalan-jalan keluar rumah.

“Bila badan menjadi kurus, belilah baju baru sesuai ukuran. Tujuannya agar penampilan dapat meningkatkan percaya diri. Dengan kata lain, kemampuan mengendalikan problem kejiwaan dengan optimis,” jelasnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge