0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Motor Oleng, Remaja Berusia 16 Tahun Tewas Tabrak Pondasi

Ilustrasi Kecelakaan (Dok.Timlo.net/ daryono)

Sukoharjo — Nasib malang dialami Arif Prasetyo remaja berusia 16 tahun warga Dukuh Margo Mulyo RT 01 RW 07 Desa Jatingarang, Weru. Ia meregang nyawa dalam kecelakaan tunggal yang terjadi di Dukuh Pengkol Desa Jatingarang Kecamatan Weru, Sabtu (21/9) malam.

Sepeda motor bernopol AD 5116 ZT yang dikendarainya tiba-tiba oleng di jalan raya Watu Kelir – Cawas. Arif yang kala itu tengah perjalanan pulang ke rumahnya tiba-tiba merangsek ke pekarangan dan menabrak pondasi bangunan. Arif meninggal dunia di lokasi dengan luka parah di bagian kepala.

Kasatlantas Polres Sukoharjo AKP Christian Aer mengatakan, peristiwa kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 23.45 WIB malam. Korban tidak menggunakan helm saat berkendara, dan meninggal di lokasi dengan luka di kepala.

“Peristiwa kecelakaan bocah di bawah umur kembali terjadi. Kami sangat prihatin dengan peristiwa ini. Kejadiannya sekitar pukul 23.45 tadi malam di kecamatan Weru. Berdasarkan hasil pemeriksaan, penyebab kecelakaan adalah kendaraan oleng dan menabrak pondasi bangunan,” ujar AKP Christian Aer.

Kanit Laka Satlantas Polres Sukoharjo Ipda Daryanto menjelaskan kronologi peristiwa kecelakaan tersebut. Korban melaju dari arah selatan ke utara dengan kecepatan tinggi. Tiba di lokasi korban hendak menyebrang jalan, karena diduga tidak dapat menguasai laju kendaraan, korban menabrak pondasi bangunan di pekarangan rumah warga.

“Korban meninggal di TKP. Menderita luka di kepala dan pendarahan hidung. Korban tidak memakai helm pada saat kejadian. Kemudian jenasah dibawa ke RSUD untuk di visum,” ujar Ipda Daryanto.

Menanggapi peristiwa kecelakaan dengan korban di bawah umur, Kasatlantas Polres Sukoharjo mengimbau kepada para orangtua untuk merubah persepsi negative tentang kebanggaan memberikan atau memperbolehkan putra-putrinya yang masih di bawah umur, untuk mengendarai kendaraan bermotor.

“Saya mengimbau kepada para orangtua untuk tidak membiarkan putra-putrinya mengendarai kendaraan sendiri jika belum cukup umur. Sayangilah anak Anda. Orangtua lebih baik mengantarkan anaknya hingga anak tersebut cukup umur dan memiliki surat izin mengemudi atau SIM,” ujar AKP Christian Aer.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge