0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Mau Bagi-bagi Uang, Kader PKS Ditangkap

Ngatman saat dimintai keterangan oleh Panwaslu Karanganyar. (Dok.Timlo.net/ Nanang Rahadian)

Karanganyar — Ngatman (44) warga Desa Ngemplak, Kecamatan Karangpandan, tertangkap basah saat hendak bagi-bagi uang jelang coblosan, Sabtu (21/9) sekitar pukul 19.30 WIB. Ngatman yang juga kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu ditangkap kader PDIP dengan barang bukti uang pecahan Rp 5 ribuan berjumlah Rp 10 juta.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun wartawan, Ngatman tertangkap saat hendak membagi-bagikan uang kepada warga, agar memilih pasangan nomor urut tiga Juliyatmono-Rohadi Widodo (YuRo), dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) 2013, yang digelar, Minggu (22/9).

Menurut saksi mata, Ari, warga Karangpandan yang juga tim pemenangan pasangan Paryono-Dyah Shintawati (Pasti), dirinya mendapat laporan dari warga bahwa akan ada politik uang.

“Saya bersama beberapa warga langsung menangkap pelaku sebelum sempat bagi-bagi uang,” jelasnya.

Ari menambahkan, Ngatman sempat hendak dikeroyok para warga yang terlanjur emosi namun beruntung emosi warga dapat diredam. Pelaku akhirnya dibawa ke kantor Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kabupaten Karanganyar. Saat diperiksa, lanjut Ari, pelaku mengakui bila uang yang dibawanya hendak dipergunakan untuk dibagikan kepada warga, agar mau memilih pasangan calon nomor urut tiga.

Usai diperiksa Panwaslu Karanganyar, pelaku rencananya akan dilaporkan kepada pihak yang berwajib, untuk diperiksa terkait unsur tindak pidana yang dilakukannya.

Mustari, salah satu anggota Panwaslu Karanganyar mengatakan, Ngatman sudah diperiksa terkait kejadian tersebut. “Ini masih kami periksa, nanti saja kalau sudah selesai,” kata dia.

Sementara saat dikonfirmasi, pasangan Cabup-Cawabup, Juliyatmono-Rohadi belum bisa dihubungi.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge